Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Bikin Studio DA8 Banjir Air Mata! Nyanyian Rangga Sukses Bikin Wika Salim & Selfi Yamma Nangis Kejer, Ada Apa?

SelebritiAyu LestariAyu LestariSumber: KapanLagi
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Bikin Studio DA8 Banjir Air Mata! Nyanyian Rangga Sukses Bikin Wika Salim & Selfi Yamma Nangis Kejer, Ada Apa?
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Rangga DA8 sukses mengguncang panggung Dangdut Academy 8 lewat lagu 'Kehilangan' hingga membuat juri dan pengisi acara menangis haru.
  • Wika Salim menangis histeris karena teringat mendiang kakak sepupunya yang baru saja berpulang dan sangat berjasa dalam kariernya.
  • Selfi Yamma juga tak kuasa menahan air mata karena merasa terpicu (triggered) dengan kondisi kesehatan sang ayah.

Duh, Sobat Pop! Siapa sih yang nggak ikutan mewek pas nonton panggung Dangdut Academy 8 semalam? Babak Top 27 Grup 5 yang tayang pada 5 Agustus 2026 kemarin mendadak berubah syahdu dan penuh air mata. Semua ini gara-gara penampilan magis dari salah satu peserta, Rangga, yang membawakan lagu legendaris 'Kehilangan' milik Rhoma Irama. Penjiwaannya yang deep banget sukses bikin seisi studio terdiam dan hanyut dalam kesedihan!

Nggak main-main, air mata langsung tumpah dari para pengisi acara, terutama pedangdut cantik Wika Salim dan Selfi Yamma. Begitu lagu berakhir, suasana haru makin menjadi-jadi saat Wika mencoba menceritakan alasan di balik tangisannya yang pecah malam itu.

Sambil terbata-bata, Wika mengungkapkan bahwa dirinya baru saja kehilangan sosok yang sangat berarti dalam hidupnya. "Jadi terbawa suasana, karena semalem baru aja suami dari kakak aku meninggal. Iya kakak sepupu, karena dari kecil itu yang nganterin aku nyanyi sama bawa-bawa aku nyanyi itu beliau," ungkap Wika dengan mata sembap. Meski tengah berduka, Wika tetap profesional dan memberikan pujian setinggi langit untuk Rangga yang dinilainya bernyanyi dengan tulus tanpa perlu banyak gaya yang berlebihan.

Ternyata, kesedihan nggak berhenti di Wika aja, Sobat Pop. Di sudut lain panggung, Selfi Yamma juga terlihat menangis sesenggukan sampai harus ditenangkan oleh rekan-rekannya. Host Rina Nose dengan sigap langsung menghampiri dan memberikan pelukan hangat untuk menenangkan emosi Selfi. Setelah agak tenang, Selfi akhirnya mengaku, "Maaf ya Ceppy jadi morotan gini, jadi dari tadi kondisi Melly sebenernya aku tuh jadi ketrigger sama kondisi bapak." Duh, denger ceritanya langsung bikin dada ikutan sesak ya!

Tapi namanya juga kompetisi, aspek teknis tetap nomor satu. Di balik banjir air mata tersebut, para juri tetap memberikan evaluasi yang membangun untuk Rangga. Diva dangdut Dewi Perssik menilai penampilan Rangga sebenarnya sudah sangat enak dinikmati, hanya saja masih butuh polesan di bagian improvisasi dan kontrol nada rendah agar artikulasinya terdengar lebih jelas.

Kritik senada juga datang dari Mae Soimah. Juri yang terkenal tegas ini menyoroti kontrol nada Rangga, terutama cengkok di akhir kalimat yang dirasa kurang perlu. "Overall sih oke-oke aja tapi memang kalau mau ditambahkan lagi kontrol notnya terutama di bagian improve... sama ini kadang-kadang di ujung kalimat yang nggak perlu dicengkok, kamu cengkok," tutur Soimah memberikan masukan berharga.

Analisis Pakar

Sebagai pengamat budaya pop dan dunia hiburan, saya melihat momen di panggung Dangdut Academy 8 semalam bukan sekadar drama televisi biasa, melainkan sebuah pembuktian betapa kuatnya magis dari musik dangdut itu sendiri. Lagu 'Kehilangan' karya Rhoma Irama memang memiliki struktur melodi dan lirik yang sangat universal tentang duka. Ketika dibawakan oleh Rangga dengan aransemen yang lebih intim dan tidak berlebihan, lagu ini bertransformasi menjadi sebuah katarsis emosional bagi siapa saja yang mendengarnya, termasuk para artis yang sedang memendam duka di balik senyum profesional mereka.

Respons emosional dari Wika Salim memberikan kita perspektif baru tentang sisi humanis seorang selebriti. Seringkali publik menuntut figur publik untuk selalu tampil sempurna, ceria, dan menghibur di depan kamera, tanpa peduli bahwa mereka juga manusia biasa yang bisa hancur karena kehilangan. Keberanian Wika untuk mengekspresikan kedukaannya secara jujur di atas panggung justru meningkatkan koneksi empati antara dirinya dengan penonton di rumah. Ini adalah momen televisi yang sangat organik dan mahal harganya.

Di sisi lain, apresiasi luar biasa patut kita berikan kepada Rina Nose sebagai pemandu acara. Di era industri hiburan yang sering kali mengeksploitasi kesedihan demi rating, tindakan Rina yang menenangkan Selfi Yamma dengan kalimat 'Nangis aja dulu, nggak papa... kalau nggak mau cerita juga nggak papa' adalah sebuah standar baru dalam etika penyiaran. Rina menunjukkan empati yang tulus, memberikan ruang aman bagi Selfi untuk memproses emosinya tanpa ada paksaan untuk 'menjual' kesedihan tersebut demi durasi tayang.

Secara teknis vokal, saya sangat setuju dengan masukan dari Dewi Perssik dan Soimah. Rangga memiliki modal yang luar biasa, yaitu 'jiwa' dalam bernyanyi. Namun, di panggung sebesar Dangdut Academy, rasa saja tidak cukup jika tidak dibarengi dengan kontrol vokal yang presisi. Jika Rangga mampu memoles teknik improvisasinya dan lebih menahan diri dalam meletakkan cengkok, tidak menutup kemungkinan ia akan melaju sangat jauh di kompetisi ini, bahkan menjadi calon kuat juara baru industri dangdut tanah air.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

Q: Mengapa Wika Salim menangis saat mendengar penampilan Rangga di DA8?
A: Wika Salim menangis karena lagu 'Kehilangan' yang dibawakan Rangga mengingatkannya pada suami dari kakak sepupunya yang baru saja meninggal dunia semalam sebelumnya. Sosok almarhum sangat berjasa karena sering mengantarnya bernyanyi sejak kecil.

Q: Apa kritik yang diberikan juri Soimah dan Dewi Perssik untuk Rangga?
A: Meskipun menyukai penampilannya secara keseluruhan, juri menilai Rangga masih perlu memperbaiki kontrol nada rendah, artikulasi lirik, serta membatasi improvisasi cengkok yang tidak perlu di akhir kalimat.

Q: Mengapa Selfi Yamma ikut menangis histeris di atas panggung?
A: Selfi Yamma merasa emosinya terpicu (triggered) karena teringat akan kondisi kesehatan sang ayah saat mendengarkan lagu bertema kehilangan tersebut.

Meow! Tanya Nesi!
😸