Polisi Buru Koboi Penembak Acak dengan Airsoft Gun di Yogya
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

- Peristiwa itu yang terjadi pada Ahad, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 02.00 WIB itu mengakibatkan pelajar berusia 17 tahun terkena luka tembak di bagian punggung.
- "Korban yang tertembak berinisial AARP, warga Tangerang Selatan," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Sleman, Inspektur Satu Argo Anggoro dalam keterangannya pada Senin, 3 Agustus 2026.
- Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca Anggoro mengatakan, korban saat itu tengah melintas di lokasi kejadian berboncengan motor dengan rekannya dari arah Solo menuju Yogyakarta.
PERSONEL Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Kota Sleman Yogyakarta memburu dua orang misterius yang melakukan aksipenembakanacak menggunakanairsoft gunterhadap pengguna jalan di Jalan Raya Adisutjipto (Solo-Yogya) Kabupaten Sleman, Yogyakarta. Peristiwa itu yang terjadi pada Ahad, 2 Agustus 2026 sekitar pukul 02.00 WIB itu mengakibatkan pelajar berusia 17 tahun terkena luka tembak di bagian punggung.
"Korban yang tertembak berinisial AARP, warga Tangerang Selatan," kata Kepala Seksi Hubungan Masyarakat Polresta Sleman, Inspektur Satu Argo Anggoro dalam keterangannya pada Senin, 3 Agustus 2026.
Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca
Anggoro mengatakan, korban saat itu tengah melintas di lokasi kejadian berboncengan motor dengan rekannya dari arah Solo menuju Yogyakarta. Di tengah jalan, korban tiba-tiba dipepet dua orang yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda PCX warna hitam.
Salah seorang terduga pelaku disebut mengenakan jaket ojek online warna hijau serta membawa senjata tajam menyerupai celurit dan senjata jenisairsoft gun. Terduga pelaku kemudian diduga menembakkanairsoft gunmembabi buta hingga mengenai bagian punggung korban. Korban telah mendapatkan penanganan medis dan membuat laporan polisi.
Argo menambahkan, petugas saat ini tengah memburu pelaku dan mengumpulkan bukti-bukti di lapangan. Polisi juga menelusuri rekaman kamera pengawas untuk mengidentifikasi identitas kedua pelaku yang melarikan diri usai melancarkan aksinya.
"Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap identitas dan keberadaan terduga pelaku serta mendalami rangkaian kejadian tersebut," ujar Argo.
Menanggapi maraknya aksi kejahatan pada jam-jam rawan, pihak kepolisian meminta peran aktif masyarakat dan orang tua untuk lebih ketat mengawasi mobilitas anak-anak mereka, terutama pada malam hingga dini hari. Polisi juga mengimbau para pengguna jalan untuk mengutamakan keselamatan dan segera mencari perlindungan apabila berhadapan dengan situasi membahayakan di jalan raya.
"Masyarakat harap meningkatkan kewaspadaan saat berkendara pada jam rawan, menghindari konfrontasi apabila menghadapi tindakan yang membahayakan," kata dia.
Pilihan editor:Rupiah Turun, Kriminal Naik. Patutkah Tembak di Tempat?
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Pembebasan Sanksi Pajak Kendaraan di DKI Jakarta Resmi Berlaku 2 November 2026, Tanpa Perlu Ajukan Permohonan

Rano Karno Soroti Peran Gotong Royong dalam Solusi Ketahanan Kota di Depan Delegasi CityNet

Angelalign Luncurkan Bahan Aligner SuperElastic, Dorong Terobosan Ortodonti Global
