Nikita Willy Bikin Anak-Anaknya Terpukau! Rutinitas Baca Malam yang Bikin Penasaran

Selebriti
Rio DewantoRio Dewanto
Rio Dewanto
Rio Dewanto
Kritikus Film

Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Nikita Willy Bikin Anak-Anaknya Terpukau! Rutinitas Baca Malam yang Bikin Penasaran
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Nikita Willy bagikan momen hangat bersama Issa Xander dan Nael saat membaca buku sebelum tidur.
  • Ratusan buku cerita berserakan di lantai, jadi arena petualangan literasi keluarga.
  • Penggemar memuji kebiasaan membaca sebelum tidur ini sebagai inspirasi parenting modern.

Siapa sangka Nikita Willy yang biasanya kita lihat di layar lebar, ternyata punya ritual malam yang super cute? Di Instagram resmi sang ibu muda, tampak Issa Xander dan adiknya Nael berbaring santai di atas karpet, dikelilingi puluhan buku cerita anak. Dari buku bergambar yang mengajarkan emosi hingga buku sains yang menantang rasa ingin tahu, semuanya jadi teman setia sebelum mereka menutup mata.

"Buku‑buku yang hampir setiap malam nemenin Issa dan Nael sebelum tidur. Kadang satu buku dibaca berkali‑kali, kadang ceritanya berhenti karena jadi ngobrol ke mana‑mana," tulis Nikita dalam caption. Memang, sesi baca mereka tidak hanya sekadar mengucapkan kata‑kata, melainkan berubah menjadi obrolan seru tentang apa yang mereka lihat di halaman. Kadang cerita terhenti, lalu mereka berdiskusi tentang karakter atau fakta menarik—menjadikan membaca sebelum tidur menjadi kelas mini yang penuh tawa.

Foto-foto yang diunggah memperlihatkan suasana akrab: Issa fokus membuka sebuah buku, sementara Nael duduk di sampingnya, mengintip halaman yang sedang dibaca. Di sekeliling mereka, tumpukan buku berwarna-warni menambah kesan hangat dan edukatif. Tak heran, warganet langsung terkesima dan memuji Nikita sebagai role model parenting yang menanamkan kecintaan pada literasi sejak dini.

Analisis Pakar

Menurut saya, kebiasaan membaca bersama anak sebelum tidur bukan sekadar trend Instagram, melainkan strategi perkembangan kognitif yang terbukti ilmiah. Penelitian menunjukkan bahwa interaksi verbal selama membaca meningkatkan kemampuan bahasa, memori kerja, dan empati pada anak usia dini. Dengan menempatkan buku di tengah ruangan, Nikita menciptakan environmental cue yang memudahkan anak mengasosiasikan waktu tidur dengan aktivitas menenangkan dan edukatif.

Selain manfaat kognitif, ritual ini juga memperkuat ikatan emosional antara orang tua dan anak. Saat Nikita dan kedua buah hatinya terlibat dalam diskusi cerita, mereka tidak hanya berbagi informasi, melainkan juga membangun rasa aman dan kepercayaan. Ini sejalan dengan teori attachment yang menekankan pentingnya interaksi sensitif dalam membentuk pola hubungan yang sehat.

Namun, ada tantangan yang perlu diwaspadai. Pilihan buku harus disesuaikan dengan usia dan minat anak, agar tidak menimbulkan kebosanan atau frustrasi. Nikita tampaknya sudah menguasai hal ini dengan koleksi yang beragam—dari buku emosi, sains, hingga tokoh inspiratif. Orang tua lain dapat meniru pendekatan ini dengan memanfaatkan perpustakaan lokal atau layanan digital, asalkan tetap menjaga kualitas konten.

Secara keseluruhan, contoh Nikita Willy menjadi bukti bahwa parenting modern dapat menggabungkan hiburan, edukasi, dan kedekatan keluarga dalam satu paket sederhana. Jika lebih banyak orang tua mengadopsi kebiasaan serupa, kita mungkin akan melihat generasi pembaca yang lebih kritis, kreatif, dan empatik di masa depan.

Untuk mendukung pendidikan anak, penting bagi orang tua untuk memastikan lingkungan belajar yang aman dan nyaman di rumah.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Berapa lama sebaiknya sesi membaca sebelum tidur?
  • A: Idealnya 10‑15 menit, cukup untuk menenangkan anak tanpa membuatnya terlalu terjaga.
  • Q: Buku apa yang cocok untuk anak usia 3‑5 tahun?
  • A: Pilih buku bergambar dengan cerita sederhana, tema emosi, atau pengenalan konsep dasar seperti warna dan bentuk.
  • Q: Bagaimana cara membuat anak tertarik membaca kembali?
  • A: Rotasi buku, beri pilihan, dan libatkan anak dalam diskusi tentang cerita untuk menumbuhkan rasa ingin tahu.
Meow! Tanya Nesi!
😸