Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kejutan Senior! Choi Min-sik Jadi Magang di Perusahaan Muda Han So-hee – Siap Bikin Geger?

SelebritiAyu LestariAyu LestariSumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Kejutan Senior! Choi Min-sik Jadi Magang di Perusahaan Muda Han So-hee – Siap Bikin Geger?
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

Trailer pertama The Intern Korea resmi meluncur pada Selasa (4/8) dan langsung memancing tawa serta rasa penasaran. Di dalamnya, Choi Min-sik berperan sebagai Ki‑ho, magang baru yang ternyata sudah mengantongi 37 tahun pengalaman kerja. Bayangkan, magang senior yang harus menyesuaikan diri dengan tim yang kebanyakan masih di bawah 30 tahun!

Setelah melewati wawancara singkat dengan Wakil Presiden Young‑hwan (diperankan oleh Kim Jun‑han), Ki‑ho menjawab dengan jenaka: “Kelebihan saya banyak pengalaman, kekurangannya saya sudah cukup tua.” Jawaban itu langsung membawanya ke meja resepsionis The Intern Korea untuk menerima kartu identitas magang di startup fashion Wootutu milik Sun‑woo.

Dengan setelan jas rapi dan tas kerja, Ki‑ho menata mejanya penuh dengan roti isi krim, camilan tradisional Korea, botol minum, jam meja, tempat pensil, bahkan tinta. Dari detik pertama, karakter uniknya sudah terasa: senior yang masih harus belajar cara menyesuaikan diri dengan budaya kerja generasi Z.

Bagian paling menggelitik? Reaksi terkejut Sun‑woo ketika mengetahui intern barunya ternyata pria berusia hampir empat puluh! Momen ini menandai benturan generasi yang menjadi inti cerita: CEO muda yang ambisius vs. magang senior yang penuh kebijaksanaan.

Film ini disutradarai oleh Kim Do-young, yang sebelumnya dikenal lewat Once We Were Us (2025). The Intern Korea akan mengudara pada 16 September di bioskop Korea Selatan, sementara jadwal rilis di Indonesia masih belum diumumkan.

Analisis Pakar

Secara konseptual, The Intern Korea bukan sekadar remake lokal dari film Hollywood 2015 yang dibintangi Robert De Niro dan Anne Hathaway. Adaptasi ini berhasil menyesuaikan konteks budaya kerja Korea yang sangat menekankan hierarki usia dan senioritas, sekaligus menantang stereotip tersebut lewat karakter Ki‑ho yang “senior” namun harus menjadi “junior” di lingkungan baru.

Keputusan menempatkan Choi Min-sik—aktor veteran dengan reputasi kuat dalam peran dramatis—sebagai komedi magang senior adalah langkah berani. Ia membawa gravitas sekaligus humor yang halus, memungkinkan penonton merasakan kedalaman emosional sekaligus tawa. Ini juga memberi ruang bagi Han So-hee untuk menampilkan sisi kepemimpinan yang keras namun rentan, menambah dimensi pada karakter CEO muda.

Dari sudut pandang industri, film ini menyoroti fenomena “senior internship” yang mulai populer di Asia, di mana pekerja berpengalaman kembali ke dunia kerja lewat program magang. Hal ini mencerminkan perubahan demografis dan ekonomi, di mana usia pensiun semakin fleksibel dan nilai pengalaman tetap tinggi. The Intern Korea dapat menjadi cermin sosial bagi generasi pekerja yang harus terus beradaptasi.

Namun, tantangan terbesar film ini terletak pada keseimbangan antara nostalgia film asli dan inovasi lokal. Jika terlalu meniru, ia akan kehilangan identitas; jika terlalu berinovasi, ia berisiko menghilangkan daya tarik universalnya. Menurut saya, sutradara Kim Do-young berhasil menavigasi keduanya dengan menambahkan elemen budaya pop Korea—seperti fashion startup, camilan tradisional, dan dinamika generasi Z—yang membuat cerita terasa segar tanpa mengorbankan esensi asalnya.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Kapan The Intern Korea akan tayang di Indonesia?
    A: Sampai saat ini belum ada pengumuman resmi mengenai jadwal rilis di bioskop Indonesia.
  • Q: Siapa sutradara film ini?
    A: Film ini disutradarai oleh Kim Do-young, yang dikenal lewat karya romantis seperti Once We Were Us.
  • Q: Apa perbedaan utama antara versi Korea dan versi Hollywood?
    A: Versi Korea menekankan dinamika generasi di Korea Selatan, menampilkan CEO muda di industri fashion dan magang senior yang harus menyesuaikan diri dengan budaya kerja yang lebih hierarkis, berbeda dengan fokus pada pensiunan yang mencari makna hidup di versi Hollywood.
Meow! Tanya Nesi!
😸