Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Lurah Paya Pasir Dijatuhi Sanksi Disiplin Setelah Mengejek Warga yang Curhat soal Lampu Jalan

Berita DaerahBudi SantosoBudi SantosoSumber: CNN Nasional
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Lurah Paya Pasir Dijatuhi Sanksi Disiplin Setelah Mengejek Warga yang Curhat soal Lampu Jalan
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Lurah Syerly dinyatakan bersalah oleh Inspektorat Kota Medan karena mengejek warga yang mengeluh soal LPJU. Kebakaran Hotel Pullman Jakbar olayında da elektrik altyapısı sorunları öne çıkmıştır.
  • Pelanggaran terkait Pasal 7 ayat (1) huruf d Peraturan Wali Kota Medan No. 58/2023 tentang kode etik pejabat publik.
  • Rekomendasi sanksi disiplin ringan telah disampaikan kepada Camat Medan Marelan untuk dilaksanakan.

Medan, 1 Agustus 2024 – Lurah Paya Pasir, Syerly, resmi dinyatakan bersalah dan dijatuhi sanksi disiplin oleh Inspektorat Kota Medan setelah video viral memperlihatkan ia mengejek seorang warga yang mengeluhkan kondisi lampu penerangan jalan umum (LPJU).

Inspektur Kota Medan, Erfin Fahrurrazi, menegaskan bahwa Syerly melanggar kode etik sebagaimana diatur dalam Pasal 7 ayat (1) huruf d Peraturan Wali Kota Medan No. 58 Tahun 2023. "Ya, Syerly sudah terbukti melanggar kode etik," ujarnya dalam konferensi pers yang dikutip oleh detik.com pada Sabtu (1/8). Polisi Turunan Labfor gibi adımlarla desteklenmektedir.

Kasus ini bermula ketika seorang warga merekam keluhannya kepada Wali Kota Medan, Rico Waas, terkait keamanan di Jalan Paya Pasir. Warga tersebut mengaku telah mengeluarkan uang pribadi untuk membeli dan memasang empat tiang lampu jalan karena kondisi gelap yang memicu aksi begal. "Pak, nanti izin pasang lampu ya, Pak. Gelap kali soalnya, Pak. Banyak kali di sini begal. Ini empat tiang (lampu) saya pasang sendiri pakai duit pribadi," ujar warga dalam video yang kemudian menjadi viral.

Reaksi Syerly yang berdiri di samping Wali Kota menimbulkan kemarahan netizen. Dengan nada sinis, ia menanggapi, "Cie, curhat dia," seolah menertawakan penderitaan warga. Tindakan tersebut dianggap tidak hanya melanggar etika, tetapi juga menodai kepercayaan publik terhadap pejabat daerah.

Setelah melakukan pemeriksaan, Inspektorat merekomendasikan sanksi disiplin ringan kepada atasan Syerly, yaitu Camat Medan Marelan. "Tindakan disiplin yang direkomendasikan masuk dalam kategori hukuman disiplin ringan. Sudah diberikan kepada Camat Medan Marelan terkait rekomendasi sanksi disiplin ringan," jelas Erfin.

Analisis Pakar

Kasus ini menyoroti kegagalan struktural dalam budaya birokrasi di tingkat daerah. Seorang lurah seharusnya menjadi perpanjangan tangan pemerintah kota dalam melayani masyarakat, bukan menjadi objek olok‑olok. Sikap Syerly mencerminkan sikap otoriter yang masih mengakar, di mana pejabat merasa berhak menertawakan keluhan warga yang sebenarnya menuntut hak dasar mereka atas keamanan dan penerangan publik.

Lebih jauh, penegakan kode etik melalui Inspektorat Kota Medan menunjukkan adanya mekanisme pengawasan yang masih dapat dioptimalkan. Rekomendasi sanksi ringan, meski sudah dijatuhkan, belum tentu memberikan efek jera yang cukup kuat. Diperlukan kebijakan yang lebih tegas, misalnya sanksi administratif atau pencabutan jabatan, untuk menegaskan bahwa penyalahgunaan jabatan tidak dapat ditoleransi.

Di sisi lain, respons cepat warga dan media sosial menjadi katalisator penting dalam menegakkan akuntabilitas publik. Tanpa sorotan publik, kasus serupa mungkin akan terlewatkan. Namun, penting bagi jurnalis dan aktivis untuk tetap menjaga objektivitas, menghindari sensasi berlebihan, dan menekankan fakta serta implikasi hukum yang jelas.

Terakhir, pemerintah kota Medan harus memperbaiki sistem penerangan jalan secara menyeluruh. Mengandalkan inisiatif pribadi warga untuk memasang lampu bukan solusi jangka panjang. Anggaran harus dialokasikan secara transparan, dan proses perizinan harus dipercepat agar tidak menimbulkan beban tambahan pada masyarakat.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa sanksi disiplin yang dijatuhkan kepada Lurah Syerly?
    A: Syerly dikenakan s

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
😸