Selasa, 3 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kebakaran Memusnahkan 56 Rumah di Tallo Makassar: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Respons Pemerintah?

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: CNN Nasional
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Kebakaran Memusnahkan 56 Rumah di Tallo Makassar: Apa Penyebabnya dan Bagaimana Respons Pemerintah?
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Kebakaran melanda kawasan padat penduduk di Kecamatan Tallo, Makassar pada Jumat dini hari, menewaskan 56 rumah.
  • 30 armada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan, namun pemadaman memakan waktu lebih dari tiga jam karena material kayu dan angin kencang.
  • Menurut Kapolsek Tallo, tidak ada korban jiwa, namun 307 jiwa mengungsi; penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan.

Pada pukul 01.26 WITA, Jumat (31/7), api melanda permukiman padat penduduk di Kecamatan Tallo, Makassar, Sulawesi Selatan. Kobaran api yang dipicu oleh angin kencang cepat meluas, menelan total 56 rumah—sebanyak 21 rumah di RT 04 dan 35 rumah di RT 05. Warga yang kebingungan berusaha memadamkan api dengan peralatan seadanya, sementara 30 armada Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dikerahkan untuk mengendalikan situasi.

Ketua RW setempat, Farida, mengungkapkan keprihatinannya, "Rumah‑rumah yang terbakar berada di pinggir laut, harapannya segera ada bantuan logistik." Mayoritas bangunan yang terbakar merupakan rumah panggung berbahan kayu, serta kios dan warung yang menambah laju penyebaran api.

Kapolsek Tallo, Kompol Asfada, melaporkan bahwa tidak ada korban jiwa atau luka-luka, namun 307 jiwa terdampak dan terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih aman. "Di RT 04 ada sekitar 26 KK (105 jiwa) dan di RT 05 ada 52 KK (202 jiwa), total 79 KK atau 307 jiwa," jelasnya kepada media.

Sementara itu, Kadis Damkar Makassar, Fadli Wellang, menuturkan bahwa proses pemadaman terhambat oleh akses jalan yang sempit, kepadatan penduduk, dan angin kencang. Api baru berhasil dipadamkan pada pukul 04.39 WITA. Hingga kini, penyebab kebakaran masih dalam tahap olah TKP oleh tim forensik INAFIS Polrestabes Makassar.

Analisis Pakar

Kasus kebakaran di Tallo menyoroti kegagalan struktural dalam penataan permukiman yang masih mengandalkan material mudah terbakar seperti kayu. Pemerintah daerah harus meninjau kembali regulasi bangunan, khususnya di zona pinggir laut yang rawan kebakaran. Tanpa standar konstruksi yang ketat, risiko bencana serupa akan terus mengintai, mengancam ribuan warga yang tinggal di kawasan kumuh.

Selain itu, respons cepat 30 armada Damkar memang terpuji, namun keterlambatan dalam memadamkan api mengindikasikan kurangnya kesiapan operasional di daerah dengan akses sulit. Investasi dalam peralatan pemadam yang lebih modern dan pelatihan khusus untuk tim yang beroperasi di wilayah padat penduduk sangat diperlukan.

Penanganan pasca‑kebakaran juga menjadi sorotan. Pemerintah harus menyediakan bantuan logistik yang memadai, termasuk tempat penampungan sementara, bantuan material bangunan, dan program rehabilitasi ekonomi bagi pelaku usaha kecil yang kehilangan kios atau warung. Tanpa dukungan yang komprehensif, pemulihan akan berlangsung lama dan menambah beban sosial.

Terakhir, transparansi dalam penyelidikan penyebab kebakaran sangat penting untuk menghindari spekulasi dan menumbuhkan kepercayaan publik. Jika penyebabnya terkait kelalaian atau faktor eksternal, langkah preventif harus segera diambil, termasuk penegakan hukum yang tegas.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa penyebab kebakaran di Tallo, Makassar?
    A: Penyebab masih dalam penyelidikan oleh tim forensik INAFIS Polrestabes Makassar.
  • Q: Berapa banyak rumah yang terbakar dan berapa jiwa yang terdampak?
    A: Sebanyak 56 rumah terbakar, menimpa 307 jiwa yang kini mengungsi.
  • Q: Bagaimana respons Dinas Pemadam Kebakaran setempat?
    A: 30 armada dengan sekitar 80 personel dikerahkan, api berhasil dipadamkan pada pukul 04.39 WITA.
Meow! Tanya Nesi!
😸