Siapa Kapten Garuda? Rizky Ridho Siap Pimpin Timnas Indonesia di Piala AFF 2026!
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Ringkasan Singkat
- Timnas Indonesia akan membuka laga Piala AFF 2026 melawan Kamboja pada 27 Juli.
- Kapten utama Jay Idzes absen karena cedera, menimbulkan pertanyaan besar tentang kepemimpinan.
- Rizky Ridho diprediksi menjadi kapten baru, mengingat peran pentingnya di John Herdman dan pengalaman memimpin di FIFA Matchday Juni 2026.
Sabtu malam di Stadion Pakansari, manajer Timnas Indonesia Sumardji mengungkapkan bahwa kepemimpinan tim masih dalam proses finalisasi. "Ridho mungkin. Nanti akan kita umumkan, ya yang pasti kalau kita ngomong skuad ini yang kita semua lihat ya sama-sama kita lihat kan ya Ridho," ujar Sumardji dengan nada penuh antisipasi.
Ia menambahkan, "Nanti kita lihat ya, saya belum dapat update dari coach John siapa yang akan dijadikan kapten tim, tetapi kembali lagi penentuan kapten tim nanti malam pasti sudah akan diputuskan siapa yang jadi kapten tim. Kalau melihat tim ini saya kira Ridho memang layak."
Sebelumnya, Rizky Ridho sudah dipercaya John Herdman sebagai kapten pada FIFA Matchday Juni 2026, memimpin Garuda mengalahkan Oman dan Mozambik. Bek berusia 24 tahun ini tak hanya menjadi sosok kunci di timnas, tapi juga memegang amanat kapten di Persija Jakarta.
Dengan Jay Idzes yang harus absen karena cedera, peluang Ridho untuk mengangkat bendera kepemimpinan semakin terbuka lebar. Apakah ia akan mengisi kekosongan itu dan mengarahkan Garuda menuju kemenangan di Piala AFF 2026? Semua mata kini tertuju pada keputusan akhir yang akan diumumkan malam ini.
Analisis Pakar
Secara taktis, kepergian Jay Idzes menimbulkan celah signifikan di lini belakang. Idzes dikenal dengan kemampuan membaca permainan, distribusi bola yang akurat, serta kepemimpinan vokal di lapangan. Tanpa kehadirannya, John Herdman harus menyesuaikan formasi, mungkin beralih ke sistem tiga bek yang lebih fleksibel atau menambah peran playmaker di tengah untuk menutupi kekosongan tersebut.
Di sisi lain, Rizky Ridho memiliki profil pemain yang berbeda namun tak kalah penting. Sebagai bek tengah yang berani maju, ia menawarkan kombinasi kekuatan fisik dan keberanian dalam duel udara. Pengalaman memimpin di level internasional dan klub memberi ia kepercayaan diri untuk mengorganisir lini belakang serta menjadi penghubung antara pertahanan dan serangan.
Jika Ridho diangkat menjadi kapten, taktik Herdman kemungkinan akan menekankan pada pressing tinggi dan transisi cepat. Ridho dapat menjadi motor utama dalam mengatur garis pertahanan, sekaligus memicu serangan balik dengan umpan-umpan panjang ke sayap. Ini akan memberi Garuda keunggulan dalam mengendalikan tempo pertandingan melawan tim-tim Asia Tenggara yang biasanya mengandalkan serangan bertahan.
Namun, tantangan terbesar tetap pada mentalitas tim. Mengganti kapten di tengah persiapan turnamen dapat mempengaruhi dinamika locker room. Ridho harus memastikan bahwa kebersamaan tetap terjaga, menginspirasi rekan-rekannya untuk tetap fokus pada tujuan utama: mengangkat trofi AFF 2026. Jika ia berhasil, Indonesia tidak hanya mendapatkan pemimpin baru di lapangan, tapi juga simbol kebangkitan generasi baru Garuda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Siapa yang akan menjadi kapten Timnas Indonesia di Piala AFF 2026?
A: Hingga kini belum resmi diumumkan, namun Rizky Ridho menjadi kandidat kuat. - Q: Mengapa Jay Idzes tidak ikut serta?
A: Idzes harus absen karena cedera yang membuatnya tidak dapat bermain. - Q: Kapan Timnas Indonesia akan melawan Kamboja di AFF 2026?
A: Pertandingan pembuka dijadwalkan pada Senin, 27 Juli 2026.


