BREAKING: Fortuna Sittard Tolak Lepas Justin Hubner untuk Timnas Indonesia di Piala AFF 2026! Garuda Terancam Kehilangan Bek Andalan!
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ringkasan Singkat
- Justin Hubner tidak mendapat izin dari Fortuna Sittard untuk membela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026 Piala AFF 2026
- Klub asal Belanda ini beralasan turnamen AFF tidak masuk dalam kalender internasional FIFA, sehingga tidak wajib melepas pemainnya
- Hubner justru dikabarkan sedang dalam perjalanan ke Prancis untuk mengikuti agenda pramusim bersama tim
Jakarta, 24 Juli 2026 ā Bom! Kabar mengejutkan datang dari Belanda! Justin Hubner, bek muda berbakat yang selama ini menjadi tulang punggung pertahanan Timnas Indonesia, dikabarkan TIDAK AKAN dilepas oleh Fortuna Sittard untuk mengikuti Piala AFF 2026!
Ya, sahabat olahraga! Kabar ini sontak membuat seluruh pecinta sepak bola Tanah Air geleng-geleng kepala. Bagaimana tidak, Hubner yang baru saja dipanggil oleh PSSI dalam daftar 26 pemain skuad Garuda untuk turnamen antarnegara Asia Tenggara tersebut, kini harus gigit jari.
KLUB MENGAKU SUDAH BERI PEMBERITAHUAN
Dilansir dari Limburger, Fortuna Sittard melalui juru bicara klub dengan tegas menyatakan bahwa Hubner tidak sedang menuju pemusatan latihan Timnas Indonesia. Justru sebaliknya, sang pemain sedang dalam perjalanan ke Prancis untuk mengikuti agenda pramusim bersama tim.
"Dia hanya sedang dalam perjalanan ke Prancis [tempat tim dijadwalkan menjalani laga uji coba melawan FC Metz pada Sabtu sore waktu setempat]," jelas juru bicara Fortuna Sittard.
Lebih lanjut, klub menyatakan telah memberikan pemberitahuan jauh-jauh hari kepada pihak terkait bahwa Justin Hubner tidak bisa mengikuti Piala AFF 2026 karena turnamen tersebut tidak termasuk dalam kalender internasional FIFA.
MENGAPA FORTUNA SITTARD MENOLAK?
Inilah yang perlu kita pahami bersama, sahabat! Keputusan Fortuna Sittard sebenarnya sudah sesuai dengan regulasi yang berlaku. Karena Piala AFF 2026 tidak masuk dalam kalender resmi FIFA, maka klub tidak memiliki kewajiban hukum untuk melepas pemainnya.
Artinya, keputusan akhir sepenuhnya berada di tangan klub masing-masing. Dan dalam kasus ini, Fortuna Sittard memilih untuk mempertahankan Hubner demi persiapan musim Eredivisie 2026/2027 yang akan dimulai tidak lama setelah turnamen AFF berakhir.
GARUDA KEHILANGAN BEK ANDALAN?
Jika benar Justin Hubner tidak bisa memperkuat Timnas Indonesia, maka skuad Garuda berpotensi kehilangan salah satu bek terbaiknya. Selama ini, pemain berusia 22 tahun ini dikenal sebagai pilihan utama di lini belakang berkat:
- Kemampuan membaca permainan yang sangat baik
- Kekuatan dalam duel udara yang menjadi ancaman bagi lawan
- Pengalaman bermain di Eropa yang memberikan kualitas berbeda
Hingga berita ini diturunkan, PSSI belum memberikan pernyataan resmi mengenai perkembangan terbaru terkait status Justin Hubner.
Analisis Pakar
Dimas Pratama, Pengamat Olahraga
Sahabat olahraga sekalian, mari kita bedah kasus ini lebih dalam. Apa yang terjadi pada Justin Hubner sebenarnya adalah persoalan klasik yang selalu menghantui sepak bola internasional, terutama bagi negara-negara yang tidak memiliki kekuatan tawar yang cukup di kancah global.
Pertama-tama, kita harus memahami bahwa Piala AFF memang tidak diakui sebagai turnamen resmi FIFA. Ini berarti, secara regulasi, klub-klub Eropa memiliki hak penuh untuk tidak melepas pemain mereka. Dan mari kita jujur, Fortuna Sittard bukanlah klub besar yang harus memperhatikan perasaan suporter Indonesia. Mereka adalah klub yang berjuang di Eredivisie dan setiap pemain memiliki nilai strategis bagi mereka.
Kedua, ini menunjukkan bahwa PSSI dan manajemen Timnas Indonesia perlu lebih jeli dalam berkomunikasi dengan klub-klub Eropa. Seharusnya, negosiasi dimulai jauh sebelum jadwal dirilis. Bukan menunggu pemain dipanggil baru kemudian mengetahui bahwa klub tidak mau melepas.
Ketiga, dan ini yang paling menyakitkan, kita harus bertanya: apakah kita sudah memaksimalkan potensi Hubner selama ini? Pemain seperti Hubner adalah aset berharga. Namun, jika kita tidak bisa memberikan jaminan bermain reguler di level internasional yang diakui FIFA, maka kita akan terus kehilangan pemain-pemain terbaik kita.
Keempat, ini adalah wake-up call bagi sepak bola Indonesia. Kita tidak bisa terus-menerus bergantung pada pemain diaspora yang bermain di Eropa. Kita perlu membangun sistem yang lebih kuat di domestik, sehingga kehilangan satu atau dua pemain tidak akan mengganggu performa tim secara signifikan.
Sebagai penutup, saya berharap PSSI dapat segera mengambil langkah strategis. Entah itu melalui jalur diplomasi dengan Fortuna Sittard, atau mempersiapkan skema alternatif dengan memanggil bek cadangan yang siap menggantikan peran Hubner. Yang jelas, Garuda harus tetap terbang tinggi, apapun kendalanya!
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Q1: Mengapa Fortuna Sittard tidak mau melepas Justin Hubner untuk Timnas Indonesia?
A1: Fortuna Sittard beralasan bahwa Piala AFF 2026 tidak termasuk dalam kalender internasional FIFA, sehingga klub tidak memiliki kewajiban untuk melepas pemainnya. Selain itu, jadwal turnamen AFF bentrok dengan persiapan pramusim dan awal musim Eredivisie 2026/2027.
Q2: Apakah Justin Hubner akan tetap bermain untuk Timnas Indonesia di masa depan?
A2: Meskipun tidak bisa mengikuti Piala AFF 2026, Justin Hubner tetap berstatus sebagai pemain Timnas Indonesia. Ia masih bisa dipanggil untuk turnamen-turnamen resmi FIFA seperti Kualifikasi Piala Dunia atau turnamen AFC.
Q3: Siapa yang bisa menggantikan posisi Justin Hubner di lini belakang Timnas Indonesia?
A3: PSSI kemungkinan akan memanggil bek alternatif seperti Jay Idzes, Rizky Ridho, atau pemain-pemain muda berbakat lainnya yang saat ini bermain di Liga 1 Indonesia untuk mengisi kekosongan posisi Hubner.


