Pertamina Gencarkan HSSE: Kunci Pertumbuhan Bisnis & Ketahanan Energi Nasional

Ekonomi & Pasar
Siti AmaliaSiti Amalia
Siti Amalia
Siti Amalia
Analis Finansial

Pakar ekonomi makro yang sering menulis mengenai investasi dan pasar saham.

Pertamina Gencarkan HSSE: Kunci Pertumbuhan Bisnis & Ketahanan Energi Nasional
BAGIKAN:

Ringkasan Singkat

  • Pertamina meluncurkan HSSE Jambore I 2026 untuk meneguhkan budaya Health, Safety, Security, and Environment.
  • Direktur Utama Simon Aloysius Mantiri menegaskan HSSE sebagai fondasi utama bagi ekspansi bisnis dan ketahanan energi.
  • Komisaris Utama Mochamad Iriawan menekankan visible leadership dan investasi pada pelatihan sebagai pendorong keselamatan operasional.

Pertamina (Persero) kembali menegaskan komitmen strategisnya pada Health, Safety, Security, and Environment (HSSE) lewat pembukaan HSSE Jambore I 2026 yang bertemakan “Energizing One Pertamina: Operational Capability Assurance”. Acara ini digelar di HSE Training Center, Sungai Gerong, Palembang pada Kamis, 23 Juli 2026.

Dalam sambutannya, Simon Aloysius Mantiri menegaskan bahwa tantangan operasional, teknologi, dan ekspansi bisnis yang semakin kompleks menuntut fondasi HSSE yang tak hanya sekadar kepatuhan prosedur, melainkan sistem yang menjamin keamanan, keandalan, dan konsistensi operasi. “Semakin tinggi target yang ingin dicapai, semakin kokoh pula fondasi yang harus dibangun. Fondasi itu adalah HSSE,” ujarnya.

Simon menambahkan bahwa meskipun kinerja HSSE Pertamina menunjukkan tren positif tahun ini, keberhasilan tidak boleh menimbulkan rasa lengah. “Risiko selalu ada, sehingga disiplin dan kewaspadaan harus terus diperkuat. Kita harus selalu eling lan waspodo,” tegasnya.

Sementara itu, Mochamad Iriawan, Komisaris Utama, menekankan bahwa keselamatan harus menjadi nilai utama dalam setiap aktivitas operasional. Ia menyoroti pentingnya peningkatan kompetensi pekerja, pembinaan berkelanjutan, serta investasi pada pelatihan dan sertifikasi. “Pemimpin perlu hadir langsung di lapangan, berdialog dengan pekerja, dan memastikan setiap pekerjaan dilakukan dengan aman,” pungkasnya.

HSSE Jambore I 2026 menjadi platform bagi seluruh grup Pertamina untuk menyelaraskan standar, memperkuat kompetensi, dan memastikan kesiapan operasional di semua lini bisnis. Dengan menanamkan prinsip HSSE secara konsisten, Pertamina berupaya menjaga keandalan operasional sekaligus mendukung ketahanan energi nasional.

Analisis Pakar

Sebagai seorang ekonom makro, saya melihat inisiatif HSSE Pertamina bukan sekadar agenda kepatuhan, melainkan strategi mitigasi risiko yang berdampak langsung pada nilai perusahaan. Dalam industri energi, kecelakaan atau insiden lingkungan dapat menimbulkan kerugian miliaran dolar, menurunkan kepercayaan investor, dan memicu regulasi yang lebih ketat. Dengan menegakkan budaya HSSE yang kuat, Pertamina secara proaktif mengurangi volatilitas biaya operasional dan meningkatkan stabilitas cash flow jangka panjang.

Lebih jauh, visible leadership yang ditekankan oleh Mochamad Iriawan berfungsi sebagai sinyal positif bagi pasar modal. Ketika eksekutif senior turun ke lapangan, hal ini menurunkan moral risiko moral hazard dan mempercepat adopsi praktik terbaik di seluruh rantai nilai. Investor institusional kini semakin menilai ESG (Environmental, Social, Governance) sebagai faktor penentu alokasi dana; langkah Pertamina ini dapat meningkatkan skor ESG dan membuka akses ke pembiayaan berbiaya lebih rendah.

Dari perspektif makroekonomi, ketahanan energi nasional sangat bergantung pada keandalan pengeboran sumur PLTP. HSSE yang solid memastikan pasokan minyak dan gas tidak terganggu oleh insiden yang dapat memicu fluktuasi harga domestik, termasuk penjualan batu bara. Dengan demikian, kebijakan internal Pertamina berkontribusi pada stabilitas harga energi, yang pada gilirannya menstabilkan inflasi dan mendukung pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan.

Namun, tantangan tetap ada. Implementasi HSSE harus diiringi dengan investasi teknologi digital—misalnya sensor IoT untuk pemantauan real‑time, analitik prediktif untuk mengidentifikasi potensi kegagalan, serta proyek geotermal. Tanpa integrasi teknologi, upaya budaya saja berisiko menjadi formalitas belaka. Oleh karena itu, saya menyarankan Pertamina untuk memperkuat sinergi antara HSSE dan transformasi digital, sehingga manfaatnya dapat terukur secara kuantitatif dalam laporan tahunan.

Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)

  • Q: Apa itu HSSE dan mengapa penting bagi Pertamina?
    A: HSSE (Health, Safety, Security, and Environment) adalah kerangka kerja yang memastikan operasi perusahaan energi aman, andal, dan ramah lingkungan. Bagi Pertamina, HSSE menjadi fondasi untuk mengurangi risiko kecelakaan, menjaga reputasi, dan mendukung ketahanan energi nasional.
  • Q: Apa tujuan utama HSSE Jambore I 2026?
    A: Jambore ini bertujuan menyelaraskan standar HSSE di seluruh grup, meningkatkan kompetensi karyawan, serta menegaskan komitmen visible leadership dalam menciptakan operasi yang bebas risiko.
  • Q: Bagaimana HSSE memengaruhi ketahanan energi Indonesia?
    A: Dengan mengurangi insiden operasional, HSSE memastikan pasokan minyak dan gas tetap stabil, menurunkan volatilitas harga energi, dan mendukung stabilitas makroekonomi serta inflasi.
Meow! Tanya Nesi!
😾