Paes Bikin Kejutan! Kiper Ajax Gagah Hancurkan Vojvodina, Bawa Tim ke Play‑Off Conference League!
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Ringkasan Singkat
- Maarten Paes menjadi pahlawan kiper Ajax di Stadion Karadorde, menepis serangan krusial Vojvodina.
- Ajax mengamankan kemenangan 4‑1 berkat gol cepat Davy Klaassen, Steven Berghuis, dan Oscar Gloukh.
- Hasil ini mengantar Conference League 2026/27 ke babak play‑off untuk Ajax.
Kiper Timnas Indonesia, Maarten Paes, tampil sebagai starter di laga tandang melawan Vojvodina pada 23 Juli (WIB). Dari menit pertama, Paes sudah menunjukkan kesiapan mental dan fisik yang luar biasa, menepis setiap tembakan lawan dengan refleks kilat.
Gol pembuka datang hanya tiga menit setelah peluit pertama, ketika Davy Klaassen memanfaatkan rebound sepakan Kasper Dolberg. Kecepatan serangan Ajax yang menekan tinggi sejak awal membuat Vojvodina terpaksa menahan serangan berulang.
Pada menit ke‑28, tuan rumah Vojvodina berhasil menyamakan kedudukan lewat gol Petar Sukacev setelah kesalahan umpan dari gelandang Ajax. Namun, tekanan Ajax kembali membuahkan hasil sepuluh menit kemudian, ketika Steven Berghuis mengeksekusi tendangan voli keras yang menancap ke sudut gawang.
Menjelang akhir babak pertama, Vojvodina hampir menyamakan kedudukan lagi, namun Paes kembali tampil sigap, menepis tendangan berbahaya yang hampir masuk. Dengan satu gol tambahan, Ajax menutup babak pertama dengan keunggulan 2‑1.
Setelah jeda, Paes tidak beristirahat. Ia melakukan penyelamatan krusial di dalam kotak penalti dari tendangan jarak dekat De Godenzonen, menjaga keunggulan timnya. Pada menit ke‑58, Oscar Gloukh menambah angka lewat tembakan terukur, dan pada injury time, Muhamed Abdalla menutup skor menjadi 4‑1.
Kemenangan ini memastikan Ajax melaju ke babak play‑off Conference League 2026/27, dengan leg kedua dijadwalkan di Amsterdam Arena pada 30 Juli.
Analisis Pakar
Secara taktis, Ajax menampilkan pola permainan menyerang yang sangat terstruktur. Penggunaan gelandang kreatif seperti Klaassen untuk membuka ruang, dipadukan dengan kecepatan sayap dan ketajaman striker, menciptakan tekanan konstan pada lini pertahanan Vojvodina. Penekanan pada pressing tinggi sejak menit pertama memaksa Vojvodina melakukan kesalahan, yang dimanfaatkan secara maksimal oleh Ajax.
Di sisi lain, peran Maarten Paes tidak dapat diremehkan. Penyimpanan posisinya yang tepat, refleks cepat, dan kemampuan membaca arah tembakan lawan menjadi faktor penentu dalam menjaga keunggulan. Penyelamatan di kotak penalti pada babak kedua menunjukkan mentalitas penjaga gawang kelas dunia, yang sangat penting dalam kompetisi Eropa.
Vojvodina, meski kalah telak, menunjukkan keberanian dengan mencetak gol balasan. Namun, kurangnya disiplin taktis, terutama dalam mengontrol ruang di tengah lapangan, membuat mereka mudah tertekan. Jika mereka ingin bersaing di babak selanjutnya, perbaikan pada transisi bertahan‑menyerang dan penempatan pemain sayap menjadi kunci.
Ke depan, Ajax harus tetap menjaga konsistensi dalam mengatur tempo permainan. Menghadapi tim‑tim kuat di play‑off, mereka perlu menyeimbangkan antara serangan cepat dan kontrol bola, serta mengandalkan Paes sebagai benteng terakhir. Jika semua elemen ini berfungsi, peluang besar bagi Ajax untuk melaju lebih jauh di Conference League sangat terbuka lebar.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Siapa kiper yang menjadi sorotan dalam kemenangan Ajax melawan Vojvodina?
A: Maarten Paes, kiper Timnas Indonesia, tampil gemilang dengan beberapa penyelamatan krusial. - Q: Berapa skor akhir pertandingan Ajax vs Vojvodina?
A: Ajax menang 4‑1. - Q: Kapan leg kedua kualifikasi Conference League antara Ajax dan Vojvodina akan dimainkan?
A: Leg kedua dijadwalkan pada 30 Juli 2026 di Amsterdam Arena.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Pramono Anung Jamin Integritas JIS: 15 Konser Besar Mengalun, Hak Penama Ditawarkan, Kandang Persija Tetap Prioritas

Janice Tjen Diproyeksi Ulangi Kejayaan sebagai Unggulan Pertama Chennai Open 2026

Jokowi dan Shin Tae Yong Saksi Ijab Bahagia Pernikahan Asnawi & Yuriska
