Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Menko Djamari: BNN, Jangan Bangga dengan Penangkapan Pelaku

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: Tempo Metro
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Menko Djamari: BNN, Jangan Bangga dengan Penangkapan Pelaku
BAGIKAN:

Menteri Koordinator Politik dan Keamanan,DjamariChaniago, merespons hasil kerja Badan Narkotika Nasional (BNN) selama dua tahun terakhir. Lembaga tersebut mengklaim telah menangkap ribuan pelaku peredaran narkotika, psikotropika, dan zat adiktif lainnya atau narkoba selama periode itu.

Djamari Β meminta BNN tidak berpuas diri dengan rentetan penangkapan tersebut. "Ukuran keberhasilan kita bukan penangkapan besar-besaran," ujar Djamari dalam acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional, di Balai Besar Rehabilitasi BNN Lido, Bogor pada Kamis, 23 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Menurut Djamari, keberhasilan pemberantasan baru tercapai ketika tidak ada lagi barang itu yang beredar di tanah air. "Apabila pencegahan kita berhasil, itu tidak ada lagi barang (narkotika) masuk, rakyat sendiri yang menolak," ucap Djamari.

Djamari mengatakan, peredaran narkoba di Indonesia sebetulnya sudah dalam tahap yang sangat gawat. Kondisi geografis Indonesia yang berbentuk kepulauan membuat narkoba mudah masuk, terutama lewat jalur laut.

Oleh karena itu, Djamari menilaiBNNharus lebih memperkuat upaya pemberantasan narkoba ke depannya. "Tugas ini adalah tugas dunia akhirat. Untuk menyelamatkan manusia, menyelamatkan bangsa kita," kata Djamari.

Kepala BNN Komisaris Jenderal Suyudi Ario Seto mengatakan, pihaknya telah meringkus 1.259 pelaku bisnis narkoba selama 2024-2026. They ditangkap lewat Operasi Kawasan Rawan Narkotika di 34 provinsi.

Suyudi mengatakan, para pelaku tersebut bahkan telah mengonsolidasikan diri, termasuk dengan memperkuat amunisi senjata. "Para bandar narkoba ini sangat mempersiapkan diri untuk melawan petugas," kata Suyudi.

Menurut Suyudi, pihaknya akan terus melakukan pemberantasannarkoba, termasuk dengan cara melumpuhkan kekuatan finansial para pengedar. "Kami tidak cukup puas hanya menangkap, tetapi ada semangat untuk memiskinkan bandar," kata Suyudi.

Pilihan editor:Siapa Paryatin: Sosok di Bali Penyelundupan Sabu 2 Ton

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
😸