Cucurella's Trophy Moments 'Interrupted' by Trump Again! What Really Happened?
Ahli dalam liputan bulu tangkis dan berbagai event olahraga internasional.

Ringkasan Singkat
- Marc Cucurella mengalami dua kali perayaan angkat trofi diganggu kehadiran Donald Trump dalam waktu kurang dari satu tahun.
- Pada final Piala Dunia Antarklub 2025, Trump memaksa pemain Chelsea untuk mengangkat trofi di sampingnya meski protokol melarang.
- Trump kembali muncul di panggung penyerahan trofi Piala Dunia 2026 usai Spanyol mengalahkan Argentina 1-0.
New York, 20 Juli 2026 – Dalam sebuah momen yang tak terduga, Donald Trump kembali menjadi sorotan di panggung sepak bola kala Spanyol merayakan kemenangan di Piala Dunia 2026. Untuk kedua kalinya dalam dua tahun terakhir, sang presiden AS ini justru duduk berdampingan dengan sang kapten Marc Cucurella saat prosesi penyerahan trofi berlangsung.
Momen itu terjadi di Stadion New York New Jersey, tempat Spanyol menaklukkan Argentina lewat skor 1-0 berkat gol krusial dari Lamine Yamal. Meski awalnya disambut cemoohan dari publik, Trump tetap bertahan di atas panggung sambil tersenyum lebar. Bagi Cucurella, ini bukanlah pengalaman pertama. Di final Piala Dunia Antarklub 2025, ia juga sempat dilibatkan dalam situasi serupa ketika Chelsea menjuarai turnamen tersebut.
Menurut wawancara eksklusif dengan Gerard Romero, Cucurella mengungkapkan bahwa pemain Chelsea diberi instruksi khusus sebelum penyerahan trofi. "Kami diberitahu untuk tidak mengangkat trofi sampai Trump meninggalkan panggung," ujarnya. Namun, sang presiden justru melakukan kebalikan dengan berkata: "Angkat saja trofinya, saya akan tetap berada di sini." Situasi itu membuat Cucurella dan rekan-rekannya serba salah, hingga akhirnya kapten Chelsea, Reece James, memutuskan untuk mengangkat trofi di samping sang presiden.
Fenomena ini kembali terjadi di final Piala Dunia 2026, di mana Trump kembali muncul di panggung penyerahan. Meski tidak ada laporan tentang interaksi langsung, kehadirannya saja sudah cukup mencolok. Bagi pecinta sepak bola, ini adalah bukti bahwa politik tak pernah benar-benar terlepas dari dunia olahraga, terutama di panggung internasional seperti Piala Dunia.
Kemenangan ini juga menyoroti performa gemilang Rodri yang meraih Golden Ball, serta menegaskan bagaimana Spanyol mengguncang dunia.
BERITA TERKAIT

Sinergi Raksasa Telkom-BW Digital: Kabel Laut NCC Resmi Mendarat, Batam Siap Kuasai Arus Data Regional!

9 Sekolah Kedinasan Buka Pendaftaran 2026: Jalur Kilat Jadi CPNS!
