Polisi Tangkap 2 Mahasiswa Pengedar Tembakau Sintetis

Berita Daerah
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Polisi Tangkap 2 Mahasiswa Pengedar Tembakau Sintetis
BAGIKAN:

TIM Direktorat ReserseNarkobaPolda Metro Jaya menangkap dua pemuda yang diduga mengedarkan narkotika jenistembakau sintetisdi Jakarta Selatan. Mereka adalah B, 20 tahun, dan F, 19 tahun, yang berstatus sebagai mahasiswa.

"Kedua pelaku merupakan mahasiswa dan tercatat masih duduk di bangku kuliah, dengan modus memanfaatkan ruang digital untuk melakukan peredaran narkotika," kata Kasubdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya Komisaris Indah Hartatiningrum dalam keterangan tertulis, Sabtu, 18 Juli 2026.

Scroll ke bawah untuk melanjutkan membaca

Adapun total barang bukti yang ditemukan polisi seberat 423,17 gram bruto, terdiri dari 20 plastik klip tembakau sintetis dan 4 batang rokok sintetis. Pengungkapan dilakukan oleh Unit 2 Subdit 1 Ditresnarkoba Polda Metro Jaya di dua lokasi berbeda.

Indah menjelaskan penangkapan berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan peredaran tembakau sintetis melalui media sosial. Tim menyelidiki laporan tersebut hingga menangkap B di kawasan Jagakarsa. Ketika menggeledah kamar pelaku, polisi menemukan 20 plastik klip berisi tembakau sintetis dengan berat bruto 415,91 gram dan dua unit telepon genggam.

Dalam pemeriksaan awal, B mengaku tembakau sintetis itu milik F, yang merupakan sepupunya. Berbekal keterangan itu, petugas bergerak menuju lokasi kedua dan menangkap F di wilayah Lenteng Agung.

Dari tangan F, polisi kembali menemukan empat batang rokok sintetis dengan berat bruto 7,26 gram. "Kepada penyidik, F mengakui bahwa transaksi jual beli narkotika dilakukan melalui akun Instagram miliknya," ujar Indah.

Polisi turut menyita timbangan digital serta alat komunikasi para pelaku.. Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke kantor Ditresnarkoba Polda Metro Jaya guna kepentingan penyidikan lebih lanjut.

Pilihan Editor:Kisah Perempuan Indonesia Korban Sindikat Narkoba Malaysia