Vandalisme Takhta Kekaisaran Nguyen: Pria Dipenjara 3,5 Tahun Usai Rusak Simbol Kekuasaan Vietnam
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Seorang pria bernama Ho Van Phuong recently dihukum tiga tahun enam bulan penjara setelah merusak takhta bersejarah Dinasti Nguyen di Kompleks Benteng Kekaisaran Hue, sebuah tindakan yang menimbulkan perdebatan luas tentang perlindungan warisan budaya, kesejahteraan mental, dan efektivitas sistem hukum Vietnam.
Menurut laporan, Phuong membeli tiket masuk sekitar pukul 12.00 pada 24 Mei 2025, lalu dengan sengaja melompati pagar pelindung di Istana Thai Hoa sebelum duduk dan mematahkan sandaran tangan takhta bagian kiri depan. Tindakan lanjutan berupa pukulan berulang menyebabkan artefak tersebut pecah menjadi beberapa bagian, sehingga petugas keamanan hanya mampu menghentikannya setelah sekitar 15 menit.
Penilaian resmi menyebutkan biaya minimal pemulihan lebih dari 173,2 juta dong Vietnam (sekitar Rp107 juta), namun dewan penilai menekankan bahwa nilai historis, budaya, dan spiritual takhta sebagai harta nasional tidak dapat diukur secara finansial. Takhta
BERITA TERKAIT

Transjakarta Ganjal Rute Koridor 13 demi Sky Fun Run 2026: Apa Dampaknya bagi Penumpang?

Desak Made Rita Kusuma Dewi Gemparkan World Climbing Series Chamonix 2026: Emas Speed Putri dan Tantangan di Balik Kemenangan
