Bellingham Menggebrak Piala Dunia 2026: Siapa Saja yang Tertinggal di Daftar Top Skor?
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Jude Bellingham kembali menegaskan kelasnya dengan mencetak dua gol krusial melawan Norwegia, mengangkat Inggris menang 2-1 dan sekaligus melesat ke puncak persaingan top scorer Piala Dunia 2026. Golâgolnya yang spektakuler tidak hanya menambah koleksi pribadi menjadi enam gol, tetapi juga menyingkirkan rekan setimnya, Harry Kane, dari posisi teratas berkat efisiensi menit bermain yang lebih sedikit.
Gol pertama Bellingham datang dari serangan balasan cepat: ia menembus kotak penalti Norwegia, mengatur posisi, lalu meluncurkan tembakan silang mendatar yang tak terelakkan. Gol kedua, yang tercipta di extra time, memperlihatkan insting predatornya di dalam kerumunan pemain, memanfaatkan kekacauan di depan gawang untuk menambah angka.
Dengan total enam gol, Bellingham kini berada di urutan keâ4, hanya tertinggal dari trio raksasa: Kylian MbappĂ© dan Lionel Messi masingâmasing dengan delapan gol, serta Erling Haaland dengan tujuh gol. Sayangnya, Haaland tidak akan melanjutkan perjuangannya karena Norwegia sudah tersingkir, sementara Messi dan MbappĂ© masih memiliki peluang besar menambah angka mereka di babak selanjutnya.
Berikut adalah daftar top skor Piala Dunia 2026 setelah laga Norwegia vs Inggris:
- 1. Kylian MbappĂ© â 8 gol
- 2. Lionel Messi â 8 gol
- 3. Erling Haaland â 7 gol
- 4. Jude Bellingham â 6 gol
- 5. Harry Kane â 6 gol
Messi akan melanjutkan perjuangannya di perempat final melawan Swiss (kickâoff 08.00 WIB), sementara MbappĂ© sudah mengamankan tiket ke semifinal, memberi dirinya dua laga lagi untuk menambah koleksi gol. Pertarungan ini menjanjikan drama yang tak terduga, terutama bila mempertimbangkan kondisi fisik dan taktik tim masingâmasing.
Analisis Pakar: Mengapa Bellingham Bisa Menggeser Kane?
Secara taktis, Bellingham menonjol karena peran ganda yang ia jalankan: bukan sekadar gelandang bertahan, melainkan juga penyerang yang mampu menembus ruang-ruang sempit. Kemampuannya dalam transisi cepat, kombinasi dengan pemain sayap, serta kecepatan dalam mengeksekusi tembakan membuatnya menjadi ancaman konstan. Sementara Kane, meski produktif, lebih mengandalkan posisi penyerang tradisional yang kini mulai tertekan oleh pertahanan lawan yang lebih terorganisir.
Statistik menit bermain menjadi faktor penentu dalam peringkat top scorer. Bellingham mencatatkan rataârata menit per gol yang jauh lebih efisien dibandingkan Kane, yang meski memiliki total gol serupa, harus menempuh lebih banyak waktu di lapangan. Ini menandakan bahwa Bellingham tidak hanya mencetak gol, tetapi melakukannya pada momen-momen krusial dengan intensitas tinggi.
Ke depan, pertanyaan utama adalah apakah Bellingham dapat mempertahankan performa ini melawan timâtim elit di fase knockout. Jika Inggris berhasil menembus semifinal, Bellingham berpotensi menambah golnya melawan pertahanan yang lebih solid, yang pada gilirannya dapat menantang posisi MbappĂ© dan Messi. Di sisi lain, lawanâlawannya harus menyiapkan strategi khusus untuk menahan gelandang serba bisa ini, misalnya dengan menurunkan tekanan tinggi dan menutup jalur penetrasi di tengah lapangan.
Kesimpulannya, Bellingham bukan sekadar pemain muda berbakat; ia adalah katalisator taktik modern yang mengubah paradigma peran gelandang. Jika ia terus menampilkan performa seperti ini, tidak menutup kemungkinan ia akan melampaui rekorârekor gol gelandang dalam sejarah Piala Dunia, sekaligus menegaskan bahwa era gelandang penyerang sedang tiba.
BERITA TERKAIT

Skandal Mantan Jaksa Agung Muda: Apa Artinya Bagi Kepercayaan Publik pada Penegakan Hukum?

Argentina vs Swiss: Duel Strategis di Semifinal Piala Dunia 2026 yang Menentukan Nasib La Albiceleste
