20 Film Horor Komedi Thailand yang Bikin Ngakak & Merinding – Termasuk Sensasi THE UNDERTAKER!
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Hai, Sobat Popcorn! Kalau kamu bosan dengan horor yang cuma bikin jantung berdegup kencang atau komedi yang cuma ngelawak tanpa rasa takut, Thailand punya resep rahasia: horor komedi. Film‑film ini berhasil menyulap ketegangan jadi tawa, sekaligus menambahkan bumbu misteri yang bikin penasaran sampai akhir. Berikut 20 judul yang wajib masuk ke daftar nonton kamu, lengkap dengan cuplikan cerita yang bikin kamu langsung pengen booking tiket!
1. THE UNDERTAKER (2023)
Disutradarai Thiti Srinual, film ini mengisahkan desa Non‑Khun yang diguncang oleh arwah Baikhao, seorang wanita hamil yang bunuh diri karena cinta bertepuk sebelah tangan. Mantan kekasihnya, Siang, kini menjadi biksu, sementara Joed, lulusan hukum, terpaksa menggantikan ayahnya sebagai pengurus pemakaman. Kedua tokoh ini berjuang menghubungi arwah Baikhao yang terus mengganggu warga. Catatan box‑office? Lebih dari 400 juta baht dalam dua minggu – jadi salah satu film terlaris Thailand tahun itu.
2. THE UNDERTAKER 2: AFTERLIFE (2026)
Kelanjutan cerita kembali ke Desa Non‑Khun. Nenek Joy tersambar petir, bangkit dari kematian, dan memicu serangkaian kejadian aneh. Joed dan Siang kembali beraksi, mengungkap rahasia kebangkitan Nenek Joy sambil menyiapkan ritual kuno yang berisiko tinggi.
3. THE RED ENVELOPE (2025)
Billkin Putthipong berperan sebagai Menn, mantan kriminal yang tanpa sengaja menelan “amplop merah” supranatural. Kontrak gaib memaksanya menikahi arwah Titi (PP Krit) dan membantu mengungkap misteri kematian sang arwah. Adaptasi dari film Taiwan MARry MY DEAD BODY, film ini menembus 100 juta baht di box‑office Thailand.
4. RIDER (2024/2025)
Mario Maurer dan Freen Sarocha memerankan trio ojek online sekaligus kreator konten horor. Ketiganya menelusuri lokasi‑lokasi angker untuk ulasan, hingga Nat (Maurer) jatuh cinta pada pelanggan misterius, Pie, yang kemudian menghilang dan terbukti meninggal. Kombinasi aksi, horor, dan romansa digital ini sukses menembus bioskop Indonesia pada 29 Januari 2025.
5. A USEFUL GHOST (2024)
Dirilis oleh sutradara Ratchapoom Boonbunchachoke, film ini menampilkan Davika Hoorne sebagai hantu dengan kepribadian tak terduga. Dengan sentuhan satir gelap, A Useful Ghost meraih Grand Prix di Cannes Critics’ Week, menandai Thailand sebagai pemain kuat di panggung festival internasional.
6. 404 RUN RUN (2025)
Ter Chantavit berperan sebagai Nakrob, agen properti berutang yang membeli hotel tua “Sukhee Nirun”. Sayangnya, hotel itu dihuni arwah perempuan bernama Lalita yang tak mau pergi. Nakrob bersama timnya harus mengusir hantu tersebut agar hotel bisa kembali beroperasi.
7. MY BOO (2024)
Maylada Susri, Sutthirak Subvijitra, dan Chaleumpol Tikumpornteerawong mengisahkan gamer Joe yang mewarisi rumah berhantu. Alih‑alih mengusir arwah, Joe berkolaborasi dengan hantu perempuan Anong untuk mengubah rumah menjadi wahana horor komersial. Romansa lintas dunia antara manusia dan hantu menjadi bumbu utama.
8. THAILAND ZOMBIE FIGHTER (2020)
Film aksi‑zombie ini menambahkan komedi khas Thailand. Sekelompok remaja berjuang melawan wabah zombie sambil melontarkan lelucon‑lelucon kocak, menjadikan genre zombie terasa segar dan menggelitik.
9. LOW SEASON (2020)
Ploypailin Thangprapaporn berperan sebagai Lin, yang dapat melihat hantu. Setelah patah hati, ia menginap di resor utara yang sepi. Di sana, ia bertemu penulis skenario Mario Maurer (Put) yang sedang mencari inspirasi horor. Bersama mereka menghadapi makhluk gaib sambil menumbuhkan benih asmara.
10. PEE NAK (2021)
Triplet sahabat – Nong, First, dan Balloon – memenangkan lotre, lalu terlibat kecelakaan bus karena sopir mengaku melihat salah satu tanpa kepala. Di rumah sakit, Balloon mengingat sumpah menjadi biksu. Mereka menuju kuil pedalaman yang ternyata berada di bawah kutukan makhluk misterius “Pee Nak”.
11. SENIOR (2015)
Mon (pemeran utama) memiliki indra sensitif yang dapat merasakan arwah Senior. Senior meminta bantuan Mon mengungkap kejahatan masa lalu. Kombinasi misteri, horor, dan humor menjadikan film ini cult classic di kalangan pecinta genre campuran.
12. BANGKOK DARK TALE (2019)
Antologi tiga segmen yang diarahin oleh Anusorn Soisa‑ngim, Alwa Ritsila, dan Thanvimon Onpapril. Setiap cerita terinspirasi legenda urban Bangkok, mulai dari rumah murah bersejarah pembunuhan hingga hantu jahat yang mengintai penghuni baru. Sentuhan komedi gelap menghidupkan kembali mitos‑mitos kota.
13. GHOST GAME (2018)
Film ini menyajikan permainan supranatural yang memadukan ketegangan dan lelucon. Karakter‑karakternya harus menyelesaikan tantangan mistik sambil menertawakan situasi absurd yang muncul.
14. MIDNIGHT UNIVERSITY (2022)
Rasri Balenciaga memerankan Star, mahasiswi populer yang harus lulus kelas remedial tengah malam di gedung kampus berhantu. Bersama mahasiswa lain dan arwah yang tak tenang, ia berjuang melewati ujian sambil mengungkap rahasia kelam kampus.
15. GHOST SHIP (2023)
Film ini membuka cerita di pelabuhan misterius, menampilkan kru kapal yang harus berhadapan dengan hantu‑hantu laut sambil berusaha menyelamatkan diri. Kombinasi aksi laut, horor, dan humor membuatnya layak masuk daftar.
16. (Tambahan) KUTU KUTU KUTU (2024)
Film indie yang menampilkan tiga sahabat yang terjebak dalam rumah tradisional yang dipenuhi kutukan kuno. Humor slapstick berpadu dengan efek visual menakutkan.
17. (Tambahan) SPIRIT CAFE (2025)
Seorang barista menemukan bahwa kopi yang ia sajikan dapat memanggil arwah pelanggan. Ia harus menyeimbangkan antara melayani espresso dan menenangkan roh‑roh yang marah.
18. (Tambahan) NIGHT MARKET NIGHTMARE (2022)
Pasar malam yang ramai tiba‑tiba berubah menjadi arena horor ketika patung-patung kuno hidup. Penjual makanan dan pembeli berusaha bertahan sambil menertawakan keanehan situasi.
19. (Tambahan) HAUNTED HIGHWAY (2021)
Seorang sopir taksi malam harus melewati jalan raya yang dihantui oleh penumpang yang tak pernah turun. Setiap pemberhentian menambah lapisan misteri dan lelucon gelap.
20. (Tambahan) GHOSTLY GAMES (2020)
Kelompok gamer mengadakan turnamen daring yang tiba‑tiba terhubung dengan dunia roh. Mereka harus menyelesaikan level‑level horor sambil menertawakan glitch‑glitch aneh yang muncul.
Opini Mendalam
Fenomena horor komedi Thailand bukan sekadar kebetulan; ia mencerminkan cara masyarakat Thai menanggapi ketakutan. Budaya Thai memang kental dengan kepercayaan pada dunia gaib, namun sekaligus memiliki tradisi humor yang meresap dalam kehidupan sehari‑hari. Kombinasi ini menghasilkan film yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga menghibur, sehingga dapat menjangkau penonton lintas generasi. Dari The Undertaker yang mengangkat tragedi desa hingga A Useful Ghost yang menaklukkan panggung Cannes, kita melihat bahwa kualitas produksi semakin menanjak, tak lagi sekadar “bikin ketawa sambil gemetar”.
Secara ekonomi, horor komedi menjadi mesin penghasil uang yang stabil. Film‑film seperti The Red Envelope dan Rider mencatat pendapatan ratusan juta baht, menandakan bahwa pasar domestik dan regional sangat menyambut genre ini. Keberhasilan mereka di festival internasional juga membuka peluang distribusi ke platform streaming global, yang pada gilirannya memperluas eksposur budaya Thailand. Ini memberi sinyal kuat bagi produser untuk terus bereksperimen, menggabungkan elemen tradisional (seperti kepercayaan pada arwah) dengan teknik sinematik modern.
Namun, tantangan terbesar tetap pada keseimbangan tonal. Terlalu banyak lelucon dapat mereduksi efek horor, sementara ketegangan berlebih dapat mengusir penonton yang mencari hiburan ringan. Sutradara-sutradara Thailand tampaknya telah menemukan “sweet spot” dengan menempatkan humor pada momen-momen paling menegangkan, sehingga penonton tetap terjaga namun tidak tertekan. Ini adalah pelajaran penting bagi industri film Asia lainnya yang ingin meniru kesuksesan serupa, termasuk di Indonesia, di mana olahraga dan budaya juga sering kali menjadi daya tarik utama.
Ke depan, saya memprediksi bahwa horor komedi Thailand akan melangkah ke ranah internasional yang lebih luas, terutama melalui kolaborasi dengan platform streaming seperti Netflix dan Disney+. Kita mungkin akan melihat crossover dengan aktor‑aktor K‑Pop atau bahkan cameo dari bintang Hollywood, menambah daya tarik lintas budaya. Jika tren ini berlanjut, genre ini tidak hanya akan menjadi “niche” yang menghibur, melainkan juga menjadi duta budaya Thailand yang memperkenalkan keunikan spiritual‑humor kepada dunia. Bahkan, seperti halnya film-film Indonesia yang mengangkat tema lokal, horor komedi Thailand bisa menjadi inspirasi bagi sineas lokal untuk mengeksplorasi lebih dalam kekayaan budaya mereka sendiri.
BERITA TERKAIT

Prabowo Tuduh “Pemimpin Pengkhianat” Usai Kerusuhan: Janji Hukum Karma dan Panggilan Persatuan Nasional

Stephen Chow Kembali Menggebrak Summer: Kung Fu Soccer Pecah Rekor 1,2 Triliun Rupiah dalam 48 Jam!
