⚠️INFO GEMPA BUMI: Magnitudo 5.2 di 56 km SSW of Sarangani, Philippines pada 12/7/2026, 00.49.31. Baca peringatan dan analisis selengkapnya.

Sutradara 'Gonjiam' Sampai Terpukau! Film '402 Rumah Sakit Angker Korea' Bikin Geger di BIFAN Korea Selatan!

Selebriti
Nadia PutriNadia Putri
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Sutradara 'Gonjiam' Sampai Terpukau! Film '402 Rumah Sakit Angker Korea' Bikin Geger di BIFAN Korea Selatan!
BAGIKAN:

Guys, ada kabar super membanggakan dari industri film horor tanah air! Siapa sih yang nggak tahu Gonjiam: Haunted Asylum? Film horor Korea yang bikin bulu kuduk berdiri itu ternyata punya 'anak' versi Indonesia, yaitu '402 Rumah Sakit Angker Korea'. Dan tebak apa? Film ini baru saja mengguncang panggung World Premiere di Bucheon International Fantastic Film Festival (BIFAN), Korea Selatan!

Aktor ganteng Saputra Kori yang membintangi film ini mengaku lega sekaligus bangga banget. Kenapa? Karena mereka nggak cuma sekadar adaptasi, tapi dapat approval langsung dari sang maestro, sutradara Jung Bum-shik! Bayangkan, sutradara aslinya sampai memberikan pujian setinggi langit buat hasil karya sineas Indonesia.

"Kabar gembiranya, sutradara GONJIAM Haunted Asylum bilang bahwa film ini tuh film remake atau film adaptasi yang sangat puas dia tonton karena secara teknikalnya sangat diperhatikan," ungkap Saputra Kori saat jumpa pers di CGV Grand Indonesia, Senin (6/7). Seru banget, kan?

Yang bikin makin epic, Jung Bum-shik nggak cuma kasih pujian lewat pesan singkat, tapi langsung review jujur di depan para pemain dan kru! Hal ini bikin tim produksi makin semangat dan nggak sabar buat segera memamerkan kengerian film ini kepada penonton di Indonesia. Jadi, sudah siap mental buat masuk ke rumah sakit angker versi lokal ini?

Nadia's Pop-Culture Insight: Mengapa Ini 'Big Deal' Bagi Sinema Kita?

Oke, mari kita bedah lebih dalam. Sebagai pengamat budaya pop, aku melihat fenomena ini bukan sekadar 'pujian biasa'. Kita harus paham bahwa Gonjiam adalah benchmark horor found-footage yang sangat ketat secara teknis. Ketika Jung Bum-shik—yang sangat perfeksionis soal atmosfer dan teknikalitas—mengatakan dia 'puas', itu adalah validasi kelas dunia bagi industri film Indonesia. Ini membuktikan bahwa sineas kita sudah naik level; kita nggak lagi cuma jago mainin jumpscare murah atau mengandalkan mitos hantu lokal, tapi sudah mampu mengadopsi standar teknis global dengan eksekusi yang presisi.

Prediksiku, '402 Rumah Sakit Angker Korea' akan menjadi standar baru bagi film adaptasi/remake di Indonesia. Selama ini, banyak remake yang terasa 'maksa' atau kehilangan jiwa dari versi aslinya. Namun, dengan adanya pengakuan langsung dari kreator aslinya, film ini punya modal psikologis yang kuat untuk menarik penonton yang skeptis. Ada rasa penasaran yang tinggi: "Seberapa hebat sih teknikalnya sampai sutradara Korea saja terpukau?" Inilah yang akan menjadi daya tarik utama di bioskop nanti.

Namun, tantangan terbesarnya adalah ekspektasi. Dengan label 'disetujui sutradara asli', beban film ini jadi berkali-kali lipat lebih berat. Penonton Indonesia itu kritis, apalagi kalau sudah menyangkut horor. Jika eksekusinya tidak sebanding dengan hype-nya, risiko backlash akan sangat besar. Tapi melihat bagaimana Saputra Kori dan tim begitu antusias, aku optimis film ini akan membawa angin segar bagi genre horor yang mulai terasa repetitif di pasar domestik.

Secara budaya pop, kolaborasi atau adaptasi lintas negara seperti ini adalah strategi cerdas untuk memperkuat posisi Indonesia dalam peta perfilman Asia. Kita sedang bergerak dari sekadar 'konsumen' konten Korea menjadi 'mitra kreatif'. Jika tren ini berlanjut, jangan kaget kalau ke depannya akan lebih banyak IP (Intellectual Property) besar dari Korea yang masuk ke Indonesia, dan itu akan membuka pintu lebar bagi aktor serta kru kita untuk belajar standar kerja internasional secara langsung. I'm definitely keeping my eyes on this one!