PSEL Bali: Langkah Besar dalam Mengatasi Krisis Sampah di Bali
Budi Santoso
Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Bupati Badung, I Wayan Adi Arnawa, baru-baru ini meresmikan pembangunan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) Bali, yang diharapkan dapat memperkuat komitmen Bali dalam menjaga kelestarian lingkungan.
Menurut Adi Arnawa, PSEL Bali merupakan langkah penting dalam menghadirkan sistem pengelolaan sampah yang lebih terpadu bagi Kabupaten Badung dan Kota Denpasar. Pembangunan PSEL ini memiliki nilai investasi sebesar Rp3 triliun dan diproyeksikan dapat menurunkan 80 persen emisi per ton sampah dibandingkan metode pembuangan terbuka ke TPA.
PSEL Bali dirancang untuk memberikan dampak nyata terhadap pengelolaan sampah, energi hijau, dan ekonomi lokal dengan mengacu pada standar lingkungan Europe Industrial Emission Directive atau EU IED. Bupati Adi Arnawa mengungkapkan bahwa persoalan sampah selama ini menjadi perhatian banyak pihak, termasuk wisatawan mancanegara.
Dengan hadirnya fasilitas pengolahan sampah menjadi energi listrik ini, Bali menunjukkan keseriusannya menghadirkan solusi yang modern, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.
BERITA TERKAIT

Ekonomi Indonesia Dihadapkan pada 'Quadruple Whammy': Apa yang Harus Dilakukan?
Dian Kusuma
Menteri Kehutanan: Membangun Sistem Merit untuk Meningkatkan Kompetensi SDM Kehutanan
Siti Rahmawati
Indonesia Siap Produksi 15 Antigen Vaksin Mandiri Sebelum 2029
Budi Santoso