Menteri Kehutanan: Membangun Sistem Merit untuk Meningkatkan Kompetensi SDM Kehutanan
Siti Rahmawati
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) kehutanan nasional melalui pembangunan sistem merit.
Menurut Raja Antoni, sistem merit ini akan didasarkan pada kapasitas, kompetensi, dan kinerja individu, bukan latar belakang suku, agama, atau kedekatan dengan pejabat.
“Saya sedang terus berusaha semaksimal mungkin, untuk membangun sistem merit, meritokrasi di kementerian ini,” ujar Raja Antoni.
Raja Antoni juga menekankan pentingnya perubahan budaya kerja dalam reformasi birokrasi, yang tidak hanya berkaitan dengan perubahan struktur organisasi, tetapi juga perubahan cara kerja.
“Kalian adalah bagian paling penting dari proses perubahan ini. Mari terus bekerja menata kementerian agar semakin baik, menjaga kelestarian hutan, pembangunan tetap berjalan, dan kesejahteraan masyarakat terus meningkat,” ujar Raja Antoni.
Menurut saya, sebagai jurnalis senior investigasi, komitmen Menteri Kehutanan untuk meningkatkan kompetensi SDM kehutanan nasional melalui pembangunan sistem merit adalah langkah yang tepat. Namun, perlu diingat bahwa implementasi sistem merit ini harus dilakukan secara transparan dan adil, serta tidak boleh dipengaruhi oleh kepentingan politik atau kekuasaan.

Budi Santoso

Hendra Gunawan