Kematian Dokter PPS Unsrat: Polisi Selidiki Kasus Depresi Berat dan Dugaan Perundungan

Kesehatan
Siti RahmawatiSiti Rahmawati
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Kematian Dokter PPS Unsrat: Polisi Selidiki Kasus Depresi Berat dan Dugaan Perundungan
BAGIKAN:

Kasus kematian dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesial (PPDS) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Sulawesi Utara, telah memasuki tahap penyelidikan oleh kepolisian.

Menurut Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Elwin Kristanto, pihak kepolisian telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan meskipun belum ada laporan resmi dari keluarga korban.

Dalam proses penyelidikan, kepolisian berkoordinasi dengan pihak RSUP Prof Dr Kandou Manado untuk memperoleh informasi mengenai penanganan jenazah korban. Mereka juga mengumpulkan dokumen dan meminta keterangan dari beberapa pihak.

Penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan secara menyeluruh, dan pihak keluarga belum membuat laporan polisi secara resmi terkait dugaan perundungan atau tindak pidana lainnya.

Sebagai seorang jurnalis investigasi, saya melihat kasus ini sebagai contoh bagaimana depresi dan perundungan dapat memiliki dampak yang sangat serius pada kehidupan seseorang. Penting bagi kita untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah perundungan di semua lapisan masyarakat.