Kematian Dokter PPS Unsrat: Polisi Selidiki Kasus Depresi Berat dan Dugaan Perundungan
Siti Rahmawati
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Kasus kematian dokter peserta Program Pendidikan Dokter Spesial (PPDS) Universitas Sam Ratulangi (Unsrat), Manado, Sulawesi Utara, telah memasuki tahap penyelidikan oleh kepolisian.
Menurut Kasat Reskrim Polresta Manado, Kompol Elwin Kristanto, pihak kepolisian telah melakukan serangkaian langkah penyelidikan meskipun belum ada laporan resmi dari keluarga korban.
Dalam proses penyelidikan, kepolisian berkoordinasi dengan pihak RSUP Prof Dr Kandou Manado untuk memperoleh informasi mengenai penanganan jenazah korban. Mereka juga mengumpulkan dokumen dan meminta keterangan dari beberapa pihak.
Penyebab pasti kematian korban belum dapat dipastikan secara menyeluruh, dan pihak keluarga belum membuat laporan polisi secara resmi terkait dugaan perundungan atau tindak pidana lainnya.
Sebagai seorang jurnalis investigasi, saya melihat kasus ini sebagai contoh bagaimana depresi dan perundungan dapat memiliki dampak yang sangat serius pada kehidupan seseorang. Penting bagi kita untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental dan mengambil langkah-langkah untuk mencegah perundungan di semua lapisan masyarakat.
BERITA TERKAIT

Prancis vs Maroko: Doue Dipercaya Jadi Katalis, Mbappe Tunggal di DepanâTapi Apakah Ini Strategi Cerdas atau Jalan Terjebak?
Dimas Pratama
UU Polri Baru Dibuat 'Tanpa Harmonisasi'? Peneliti & Aktivis Mahasiswa Gugat Formil ke MK, Ini Bukti Teknis yang Membuat DPR Tersudut
Budi Santoso
Yakin: Argentina âTerlukaâ, Swiss Siap Guncang Juara Dunia di Perempat Final Piala Dunia 2026
Dimas Pratama