Vietnam dan Rusia Percepat Pembangunan PLTN, Tandai Kawasan Asia Tenggara
Dian Kusuma
Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

vietnam dan Rusia telah menandatangani perjanjian antarpemerintah untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama di Asia Tenggara. Proyek ini melibatkan pembangunan dua reaktor VVER-1200 generasi 3+ rancangan Rusia, yang masing-masing memiliki kapasitas 1.200 megawatt.
Duta Besar Vietnam untuk Rusia, Dang Minh Khoi, menyatakan bahwa kedua belah pihak berharap dapat memulai pembangunan PLTN secepat mungkin. Perjanjian ini menandai kerja sama yang erat antara Vietnam dan Rusia dalam sektor energi nuklir.
Vietnam juga berharap Presiden Rusia Vladimir Putin menghadiri KTT Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC) di Vietnam pada 2027. Pejabat Vietnam Le Minh Hung telah menyampaikan undangan dari Presiden To Lam untuk berkunjung ke Vietnam.
Sebagai jurnalis senior investigasi, saya melihat bahwa kerja sama ini membuka peluang besar bagi Vietnam untuk meningkatkan kapasitas energinya dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi fosil. Namun, perlu diingat bahwa pembangunan PLTN juga memerlukan pertimbangan yang cermat terhadap aspek keamanan dan dampak lingkungan.

Tim Redaksi
