Pemkab Jayawijaya Perkuat UMKM Berbasis Adat, Menuju Pameran Nasional

Ekonomi
Hendra GunawanHendra Gunawan
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Pemkab Jayawijaya Perkuat UMKM Berbasis Adat, Menuju Pameran Nasional
BAGIKAN:

Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, berupaya memperkuat kompetensi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berbasis adat di wilayah tersebut.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Jayawijaya, Engelbert ChW Sorabut, menyatakan bahwa program peningkatan UMKM berbasis adat melibatkan masyarakat adat setempat dalam produksi berbagai ornamen budaya.

Produk yang dihasilkan oleh UMKM binaan tersebut antara lain anyaman noken dari bahan asli, ukir-ukiran, dan olahan kopi. Dukungan nyata dari Dekranasda Kabupaten Jayawijaya diharapkan dapat membantu kelompok binaan ini terus maju dan berkembang.

Kelompok binaan UMKM ini akan mengikuti pameran budaya nasional yang akan dilaksanakan di Makassar, Sulawesi Selatan, pada Juli 2026. Ketua Dekranasda Kabupaten Jayawijaya, dr. Idawati Waromi, menyatakan bahwa pihaknya telah menyiapkan berbagai produk budaya unggulan yang akan dipamerkan pada kegiatan tersebut.

Sebagai jurnalis senior investigasi, saya melihat upaya Pemkab Jayawijaya untuk memperkuat UMKM berbasis adat ini sebagai langkah strategis untuk melestarikan budaya setempat dan meningkatkan ekonomi masyarakat. Dengan dukungan yang tepat, UMKM berbasis adat di Jayawijaya dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengembangkan potensi ekonomi yang berbasis pada kearifan lokal.