Pelatihan Calon Manajer Kopdes Diperpendek, Evaluasi Menyeluruh Usai 5 Peserta Meninggal
Berita Hari Ini Desk
Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman mengumumkan bahwa durasi pelatihan bagi peserta Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia pada program Koperasi Desa Merah Putih dan Koperasi Nelayan Merah Putih telah dipersingkat menjadi 1,5 bulan dari sebelumnya 2 bulan.
Perubahan ini diumumkan setelah beberapa peserta meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat. Menurut Dudung, evaluasi menyeluruh sedang dilakukan untuk memastikan keselamatan peserta.
Pelatihan kini lebih fokus pada manajemen perkoperasian, karena para peserta adalah calon manajer koperasi. Dudung juga menyampaikan duka cita yang mendalam atas meninggalnya beberapa peserta dan menyerahkan santunan kepada keluarga mereka.
Sebagai seorang jurnalis senior investigasi, saya melihat bahwa kejadian ini menimbulkan pertanyaan tentang efektivitas dan keselamatan program pelatihan yang diadakan oleh pemerintah. Apakah perubahan durasi pelatihan ini cukup untuk memastikan keselamatan peserta, atau apakah masih diperlukan evaluasi dan reformasi yang lebih menyeluruh?
BERITA TERKAIT

Hoaks Berbahaya: Indonesia Tidak Ambil Alih Sabah dan Sarawak, Tapi Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Tim Redaksi
Prabowo Subianto Pimpin Upacara HUT Ke-80 Bhayangkara: Menguatkan Pengabdian Polri untuk Masyarakat
Tim Redaksi
Bebas vonis atau Hukuman 10 Tahun, Kasus Nadiem Makarim Dinilai Berbelit
Berita Hari Ini Desk