Aksi Gemilang Mahasiswa Banjarbaru Galang Dana untuk Korban Gempa Turkiye & Suriah – Ribuan Hati Tersentuh!
Mengulas sejarah kebudayaan Islam dan tokoh-tokoh penting dalam agama.

Ringkasan Singkat
- Mahasiswa UIN Peduli bersama Laznas LaznasBMH menggelar aksi galang dana di Banjarbaru untuk membantu korban gempa Turkiye‑Suriah.
- Acara berlangsung aman di lampu merah Jalan RO Ulin dan Jl. Karang Rejo, dengan antusiasme tinggi dari warga sekitar.
- Lebih dari 40 mahasiswa berpartisipasi, menunjukkan kepedulian global generasi muda Indonesia.
Dalam rangka menanggapi musibah gempa yang menelan belasan ribu jiwa di TurkiyeSuriah, Laznas BMH berkolaborasi dengan KomunitasMahasiswaUINPeduli untuk mengadakan aksi galang dana. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 13 Februari 2023, tepat di lampu merah Jalan RO Ulin dan Jalan Karang Rejo, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
"Aksi galang dana ini kami gelar atas inisiatif adik‑adik mahasiswa yang terhimpun dalam komunitas tersebut. Sambutan dan antusiasme masyarakat luar biasa," ujar Mursalin Ukasya, Kepala BMH Perwakilan Kalimantan Selatan, dengan nada penuh rasa syukur.
Seorang pengguna jalan, H. Supian, menambahkan, "Saya sangat senang aksi ini, karena dapat membantu saudara‑saudara kita di sana yang sedang ditimpa musibah." Kehadiran izin resmi dari pihak berwenang menjamin kelancaran acara dari pukul 14.00 hingga 17.00 WIB.
Tak hanya itu, sebanyak 40 orang mahasiswa turut serta, merasakan kebahagiaan karena dapat berkontribusi bagi kemanusiaan dunia. Mereka menegaskan, "Melalui aksi ini, kami tetap dapat berperan aktif dalam menolong sesama, meski berada jauh di negeri lain."
Analisis Pakar
Sebagai seorang ustaz yang senantiasa meneladani nilai-nilai Islam dalam kehidupan sosial, saya melihat aksi ini sebagai manifestasi nyata dari taqwa dan ihsan. Ketika umat manusia berada dalam ujian, panggilan hati untuk menolong tidak mengenal batas geografis. Mahasiswa‑mahasiswa ini mencontohkan kebersamaan umat yang diajarkan dalam Al‑Qur’an: "Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa" (QS. Al‑Maidah: 2).
Lebih jauh, kolaborasi antara lembaga sosial LaznasBMH dan komunitas akademik menegaskan pentingnya sinergi lintas sektor. Di era digital ini, kecepatan penyebaran informasi memungkinkan aksi kemanusiaan dapat terorganisir secara cepat dan terstruktur. Namun, tantangan tetap ada: memastikan dana yang terkumpul tepat sasaran, transparan, dan akuntabel. Oleh karena itu, penting bagi setiap pihak yang terlibat untuk menerapkan prinsip shura (musyawarah) dalam pengelolaan dana.
Selain aspek material, aksi ini juga menumbuhkan spiritualitas sosial di kalangan generasi muda. Ketika mereka merasakan kebahagiaan karena memberi, hati mereka diperkaya dengan rasa syukur dan keikhlasan. Ini sejalan dengan hadis Nabi Muhammad SAW: "Sesungguhnya Allah mencintai orang yang memberi manfaat kepada orang lain."
Akhir kata, mari kita jadikan contoh ini sebagai inspirasi bagi seluruh lapisan masyarakat Indonesia. Setiap langkah kecil, sekecil sumbangan di warung kopi, bila dilandasi niat ikhlas, dapat menjadi cahaya harapan bagi saudara‑saudara kita yang tengah dilanda bencana. Semoga Allah SWT melimpahkan rahmat-Nya kepada semua yang terlibat dan meneguhkan hati mereka yang berjuang di medan kemanusiaan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Bagaimana cara menyalurkan dana yang terkumpul dari aksi ini?
A: Dana dapat disalurkan melalui rekening resmi Laznas BMH yang telah diumumkan pada media sosial resmi mereka. - Q: Apakah aksi galang dana ini memerlukan izin khusus?
A: Ya, penyelenggara telah memperoleh izin dari pihak berwenang setempat sehingga acara berjalan aman dan tertib. - Q: Siapa saja yang dapat berpartisipasi dalam aksi serupa di masa mendatang?
A: Semua warga, baik individu maupun organisasi, dapat bergabung asalkan mengikuti prosedur pendaftaran dan koordinasi dengan panitia.
BERITA TERKAIT

Drama Korea Ini Pecah Rekor Netflix 2026! Siapa yang Bikin Penonton Gak Bisa Berhenti Nonton?

Misteri Dana Zakat Negeri Sembilan: MACC Pastikan Bersih, MAINS Bersihkan Nama!
