Demam Berdarah Dengue (DBD) - Demam Hemoragik Dengue
Demam Berdarah Dengue (DBD) atau Demam Hemoragik Dengue adalah penyakit yang disebabkan oleh virus dengue dan dapat menyebabkan gejala ringan hingga berat. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes yang telah terinfeksi virus dengue. DBD dapat menyebabkan demam tinggi, nyeri otot, dan perdarahan, serta dapat berkembang menjadi kondisi yang lebih serius jika tidak diobati dengan benar.

Dr. Anita Siregar, Sp.PD
Reviewer MedisDokter Spesialis Penyakit Dalam dengan pengalaman klinis lebih dari 12 tahun. Semua artikel kesehatan ini telah ditinjau keakuratan medisnya.
🤒 Gejala
- Demyam tinggi yang tiba-tiba dan berlangsung selama 2-7 hari
- Nyeri otot dan sendi
- Nyeri kepala dan sakit mata
- Mual dan muntah
- Ruam kulit yang muncul 2-5 hari setelah demam
- Perdarahan, seperti mimisan atau gusi berdarah
🦠 Penyebab
Penyebab DBD adalah virus dengue yang ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes, terutama Aedes aegypti dan Aedes albopictus. Nyamuk ini dapat menginfeksi manusia ketika menghisap darah yang mengandung virus dengue.
💊 Cara Mengobati
Pengobatan DBD tergantung pada tingkat keparahan gejala. Perawatan suportif, seperti pemberian cairan dan pengobatan gejala, biasanya diperlukan untuk pasien dengan gejala ringan hingga sedang. Namun, pasien dengan gejala berat mungkin memerlukan perawatan di rumah sakit untuk menerima transfusi darah dan pengobatan lainnya.
🛡️ Pencegahan
Pencegahan DBD melibatkan beberapa langkah, termasuk:
- Menghindari gigitan nyamuk dengan menggunakan pakaian pelindung dan repellent
- Menguras genangan air yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk
- Menggunakan kelambu dan mengaktifkan AC untuk mengurangi risiko gigitan nyamuk
🚑 Kapan Harus ke Dokter?
Anda harus segera menghubungi dokter jika mengalami gejala berikut:
- Demam tinggi yang tidak turun dengan obat
- Perdarahan atau pendarahan yang tidak biasa
- Nyeri dada atau perut
- Sesak napas
- Kelelahan atau kelemahan yang ekstrem
Disclaimer Medis: Informasi yang disajikan di halaman ini ditujukan untuk tujuan edukasi saja dan tidak dapat menggantikan saran medis profesional, diagnosis, atau perawatan. Selalu konsultasikan masalah kesehatan Anda dengan dokter atau penyedia layanan kesehatan yang berkualifikasi.