Mbappe Tembus Rekor Gol Piala Dunia, Menggoyang Messi!
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Ringkasan Singkat
- Mbappe mencetak gol ke-22 di Piala Dunia 2026, melampaui rekor Lionel Messi.
- Prancis kalah dari Inggris dalam perebutan peringkat ketiga di Miami, namun sang bintang tetap bersinar.
- Rekor ini masih rapuh; Messi masih berpeluang mengubah skor di final yang akan datang.
Sabtu (19/7) pagi WIB, Kylian Mbappe menorehkan dua gol spektakuler melawan Inggris dalam laga perebutan peringkat ketiga Piala Dunia 2026 di Miami. Dengan dua gol tersebut, total golnya naik menjadi 22, melampaui catatan legendaris Lionel Messi yang sebelumnya memegang rekor dengan 21 gol.
Sejak debutnya di Piala Dunia 2018, Mbappe telah menjadi mesin gol yang tak terbendung. Pada usia 19 tahun, ia mencetak empat gol dan membantu Prancis meraih gelar juara dunia. Empat tahun kemudian, ia kembali menjadi penyerang utama, menambah delapan gol dan membawa Les Bleus ke final, meski harus puas menjadi runner‑up.
Di edisi 2026 ini, Mbappe menutup turnamen dengan catatan 10 gol, menegaskan konsistensinya dalam setiap fase kompetisi. Meskipun timnya terhenti di semifinal, pencapaian pribadi ini menandai evolusi luar biasa seorang pemain yang masih berusia 27 tahun.
Namun, rekor ini belum tentu bertahan lama. Messi dijadwalkan bermain di final pada 20 Juli dini hari WIB. Jika sang maestro Argentina menambah dua gol, ia akan kembali memegang puncak pencapaian gol Piala Dunia. Sebaliknya, jika Messi tidak mencetak, Mbappe dapat menikmati gelar pemilik rekor terlama—setidaknya sampai Piala Dunia berikutnya, yang kemungkinan besar akan menjadi panggung terakhir bagi kedua bintang berusia 27 tahun ini.
Analisis Pakar
Melihat performa Mbappe dalam tiga edisi Piala Dunia, jelas bahwa ia bukan sekadar penyerang cepat, melainkan pemain yang menguasai ruang, timing, dan taktik tim. Keberhasilannya mencetak 22 gol bukan kebetulan; ia memanfaatkan transisi cepat, menempatkan diri di zona berbahaya, dan memiliki insting penyelesaian yang hampir tak terjamah. Ini menunjukkan evolusi taktis yang luar biasa, terutama dalam memahami peran sebagai penyerang utama dalam formasi modern.
Di sisi lain, rekor Messi tetap menjadi tolok ukur yang sulit dipatahkan. Keunggulan Messi terletak pada kemampuan menciptakan peluang dari situasi yang tampak biasa, serta konsistensi mental yang luar biasa di panggung besar. Jika Messi menambah gol di final, ia tidak hanya mengembalikan rekor, tetapi juga menegaskan bahwa kehebatan veteran masih relevan di era generasi baru.
Strategi tim Prancis ke depan juga menjadi sorotan. Dengan Mbappe di puncak performa, pelatih harus menyesuaikan taktik agar tidak terlalu bergantung pada satu pemain. Diversifikasi serangan, mengintegrasikan sayap cepat, serta memanfaatkan pergerakan midfield yang dinamis akan menjadi kunci untuk mengoptimalkan potensi Mbappe tanpa mengorbankan keseimbangan tim.
Terlepas dari siapa yang memegang rekor, persaingan antara Mbappe dan Messi menambah drama yang belum pernah terjadi sebelumnya dalam sejarah Piala Dunia. Ini bukan hanya soal angka, melainkan tentang warisan, gaya bermain, dan bagaimana dua generasi berbeda mendefinisikan sepak bola modern.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
- Q: Berapa total gol Mbappe di Piala Dunia hingga kini?
A: Mbappe telah mencetak 22 gol dalam tiga edisi Piala Dunia (2018, 2022, 2026). - Q: Apakah Messi masih berpeluang memecahkan rekor Mbappe?
A: Ya, Messi akan bermain di final Piala Dunia 2026; jika ia mencetak dua gol, ia akan kembali memegang rekor dengan 23 gol. - Q: Apakah Mbappe akan tetap menjadi pemain kunci Prancis di Piala Dunia berikutnya?
A: Dengan usia 27 tahun dan performa konsisten, Mbappe diprediksi akan menjadi penyerang utama Prancis di edisi selanjutnya.
BERITA TERKAIT

FIFA Investigasi Keributan Spanyol vs Argentina: Paredes Dihukum? Ini Detail Insiden yang Mengguncang Dunia Sepak Bola!

Skandal Perluasan Bandara JKIA: China Buka Jalur Utang Besar, Kenya Terperangkap?
