Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Tragedi Liga Segunda: Jesus de Miguel Wafat Setelah Benturan Maut dengan Kiper FC Andorra

Sepak BolaDimas PratamaDimas PratamaSumber: CNN Olahraga
Dimas Pratama
Dimas Pratama
Pengamat Olahraga

Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Tragedi Liga Segunda: Jesus de Miguel Wafat Setelah Benturan Maut dengan Kiper FC Andorra
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Pemain berusia 30 tahun tersebut wafat pada Selasa (3/11) pukul 08.00 waktu setempat setelah kondisinya memburuk secara dramatis, mengakhiri hidup karier yang telah membawa 11 gol untuk timnya musim ini.
  • Peristiwa tragis ini bermula saat Tenerife menjamu FC Andorra di Stadion Heliodoro Rodriguez Lopez pada Senin (2/11) dalam laga pekan ke-12 Liga Segunda yang berlangsung ketat.
  • Benturan Maut di Menit Kritis Di menit ke-90+6, kiper FC Andorra, Jesus Owono , nekat keluar jauh dari sarangnya dengan kecepatan tinggi untuk memotong arah bola.

Dunia sepak bola Spanyol berguncang oleh tragedi maut yang menggemparkan, ketika Jesus de Miguel, penyerang andalan CD Tenerife, dinyatakan meninggal dunia setelah mengalami insiden benturan fatal dalam pertandingan Liga Segunda. Pemain berusia 30 tahun tersebut wafat pada Selasa (3/11) pukul 08.00 waktu setempat setelah kondisinya memburuk secara dramatis, mengakhiri hidup karier yang telah membawa 11 gol untuk timnya musim ini.

Peristiwa tragis ini bermula saat Tenerife menjamu FC Andorra di Stadion Heliodoro Rodriguez Lopez pada Senin (2/11) dalam laga pekan ke-12 Liga Segunda yang berlangsung ketat. Saat pertandingan memasuki masa injury time dengan skor imbang 2-2, atmosfer stadion mendadak berubah menjadi mencekam saat De Miguel melakukan sprint kencang untuk menyambut umpan lambung melalui skema serangan balik di area tengah lapangan.

Benturan Maut di Menit Kritis

Di menit ke-90+6, kiper FC Andorra, Jesus Owono, nekat keluar jauh dari sarangnya dengan kecepatan tinggi untuk memotong arah bola. Kesalahan fatal terjadi ketika kaki Owono menghantam keras bagian dada De Miguel yang sedang dalam posisi melayang. Benturan hebat tersebut langsung membuat penyerang kelahiran Madrid itu jatuh terkapar dan tak sadarkan diri. Wasit yang memimpin pertandingan segera mengeluarkan kartu merah untuk Owono, dan laga pun dihentikan seketika demi memberikan ruang penanganan medis darurat di tengah lapangan.

De Miguel dinyatakan mengalami henti jantung (cardiac arrest) dan langsung ditandu keluar serta dilarikan menggunakan ambulans ke Rumah Sakit Universitas Nuestra Senora de Candelaria. Pihak klub mengonfirmasi bahwa sang pemain langsung mendapatkan perawatan intensif di ruang ICU. Meskipun kondisinya sempat dinyatakan stabil meski dalam tingkat kritis, situasi kesehatan De Miguel memburuk sejak dini hari, yang berakhir dengan wafatnya pemain tersebut pada pagi harinya.

Gelegar Duka Seluruh Pihak

Manajemen CD Tenerife mengaku sangat terpukul atas kepulangan sang pemain. "Kami sangat sedih, tenggorokan kami tercekat dan tidak percaya bahwa ini benar-benar terjadi," tulis Tenerife dalam pernyataan resmi, menegaskan bahwa mereka berdiri di samping keluarga yang hancur serta seluruh komunitas tinerfenismo yang meratapi hasil kejam ini.

Ungkapan duka mendalam juga disampaikan oleh kubu lawan, FC Andorra, yang turut terpukul oleh insiden maut tersebut. Melalui rilis resmi, Andorra menyampaikan belasungkawa terdalam kepada keluarga Jesus de Miguel, rekan setimnya, dan seluruh komunitas Tenerife. "Dengan hati hancur dan remuk, kami menyampaikan belasungkawa terdalam kami kepada keluarga Jesus de Miguel, kepada semua rekan setimnya, teman-temannya, dan kepada CD Tenerife," tulis pernyataan resmi Andorra, menandai sebuah detik hening yang akan tercatat dalam sejarah liga kasta kedua Spanyol.

BERITA TERKAIT (Sepak Bola)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ