KSP Pastikan Kesiapan A400M TNI AU Lewat Strategi Pengadaan Spare Part Prioritas

- Langkah strategis Kantor Staf Presiden (KSP) dalam memperkuat pertahanan nasional kini difokuskan pada optimalisasi pesawat Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara.
- Deputi I KSP, Heru Kreshna Reza , memimpin tinjauan langsung ke Skadron Udara 31 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk memastikan kesiapan operasional armada strategis tersebut.
- Ia mendorong TNI AU untuk menyusun rencana strategis pengembangan kemampuan angkutan udara untuk lima tahun ke depan.
Langkah strategis Kantor Staf Presiden (KSP) dalam memperkuat pertahanan nasional kini difokuskan pada optimalisasi pesawat Airbus A400M milik TNI Angkatan Udara. Plt. Deputi I KSP, Heru Kreshna Reza, memimpin tinjauan langsung ke Skadron Udara 31 di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, untuk memastikan kesiapan operasional armada strategis tersebut. Fokus utama kunjungan kerja ini adalah memastikan ketersediaan suku cadang berjenis *fast-moving parts* yang memiliki tingkat penggunaan tinggi, guna mengantisipasi risiko keterlambatan pasokan yang dapat menganggu kesiapan pesawat.
Menurut Heru, modernisasi pertahanan nasional tidak cukup hanya dengan pengadaan alat utama sistem senjata (alutsista), tetapi harus disertai kesiapan personel, infrastruktur, logistik, dan sistem pemeliharaan yang terintegrasi. Ia mendorong TNI AU untuk menyusun rencana strategis pengembangan kemampuan angkutan udara untuk lima tahun ke depan. Rencana ini akan menjadi bahan koordinasi dengan Kementerian Pertahanan, mencakup kebutuhan pengembangan armada, peningkatan kompetensi personel, serta penguatan sistem logistik dan pemeliharaan secara berkelanjutan.
Fokus pada Multi-Misi dan Efisiensi Logistik
Pengoperasian dua unit A400M dengan kemampuan angkut hingga 37 ton telah dimanfaatkan secara aktif untuk mendukung mobilitas personel, distribusi logistik, operasi pertahanan, serta misi kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Komandan Grup 1 Angkut, Marsma TNI I Gusti Putu Setia Darma, menegaskan bahwa pesawat tersebut memiliki kemampuan multi-misi yang krusial bagi TNI AU. "A400M memiliki kemampuan multi-misi yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung tugas pertahanan, mobilitas personel dan logistik, hingga operasi kemanusiaan. Kami terus mengembangkan kemampuan personel dan dukungan operasional agar pemanfaatan pesawat ini semakin optimal," ujar Setia Darma.
Gerak Lanjutan KSP dan Dukungan Asta Cita
Penguatan kemampuan angkutan udara strategis ini sejalan dengan Asta Cita Kedua Presiden Prabowo Subianto dan arah pembangunan pertahanan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025โ2029. Sebagai tindak lanjut, KSP akan menyusun memo kebijakan mengenai kebutuhan prioritas penguatan kesiapan A400M, khususnya terkait dukungan kebijakan dan koordinasi dengan Kementerian Pertahanan serta kementerian/lembaga terkait. Tujuannya adalah menjamin keberlanjutan kemampuan angkutan udara strategis nasional agar investasi alutsista dapat dimaksimalkan. Kunjungan tersebut didampingi oleh Kepala Sekretariat KSP Achmad Tjachja Nugraha dan diterima oleh KasKoopsau Marsma TNI Destianto Nugroho Utomo beserta jajaran.
BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Ratusan Pelajar Prancis Tetap Turun ke Jalan Dekat Pantheon Meski Dilarang

BMKG Imbau Waspada: Hujan Petir dan Gelombang Tinggi 4 Meter Ancam Wilayah Pesisir

Sir Patrick Stewart Wafat di Usia 86, Pelegakan Industri Perfilman Dunia
