Rabu, 4 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Ljungberg Soroti Sikap Pemain MU yang Buruk, Bela Michael Carrick dari Hujatan

MotoGPBudi SantosoBudi SantosoSumber: Detik MotoGP
Budi Santoso
Budi Santoso
Editor

Tim kurasi konten viral yang menyeleksi berita paling relevan untuk pembaca.

Ljungberg Soroti Sikap Pemain MU yang Buruk, Bela Michael Carrick dari Hujatan
BAGIKAN:
INTISARI BERITA (POIN PENTING)
  • Legenda Arsenal , Freddie Ljungberg , melontarkan kritik tajam terhadap para pemain Manchester United yang dianggap tidak memberikan kontribusi positif dalam upaya memperbaiki performa tim.
  • Komentar ini muncul di tengah keterpurukan MU yang belum meraih kemenangan dalam sembilan laga terakhir di semua kompetisi.
  • Kekalahan telak 0-2 dari Chelsea di ajang Liga Inggris menjadi pemicu utama amarah Ljungberg, yang menilai para pemain justru memperburuk situasi dengan sikap yang tidak profesional.

Legenda Arsenal, Freddie Ljungberg, melontarkan kritik tajam terhadap para pemain Manchester United yang dianggap tidak memberikan kontribusi positif dalam upaya memperbaiki performa tim. Komentar ini muncul di tengah keterpurukan MU yang belum meraih kemenangan dalam sembilan laga terakhir di semua kompetisi. Kekalahan telak 0-2 dari Chelsea di ajang Liga Inggris menjadi pemicu utama amarah Ljungberg, yang menilai para pemain justru memperburuk situasi dengan sikap yang tidak profesional.

Salah satu insiden krusial yang menjadi sorotan adalah kelalaian bek Lisandro Martinez. Pemain asal Argentina tersebut melakukan pelanggaran sembrono yang berujung pada dua kartu kuning, sebuah tindakan yang menurut Ljungberg mencerminkan kurangnya pengutamaan kepentingan tim di atas segalanya. Sikap individualis ini dianggap sebagai akar masalah yang menghambat kebangkitan Setan Merah di musim ini.

Kritik Tegas terhadap Sikap Individualistis Pemain

Ljungberg mengungkapkan rasa tidak puasnya secara terbuka melalui platform Viaplay. Ia menggambarkan pengalamannya menyaksikan pertandingan tersebut dengan nada emosional yang tinggi. "Cara mereka bertindak, apa yang dilakukan Martinez, saya ada di sana dan merasa agak mual. Saya sudah cukup sering melihatnya melakukan hal-hal bodoh seperti itu, tidak mengutamakan tim," ujar Ljungberg. Pernyataan ini menegaskan bahwa masalah MU bukan sekadar taktik, melainkan mentalitas dan disiplin para pemain di lapangan.

Lebih lanjut, Ljungberg menekankan bahwa tanggung jawab atas kegagalan tim tidak boleh dibebankan secara sepihak kepada pelatih. Ia merasa bahwa para pemainlah yang seharusnya bertanggung jawab atas hasil buruk yang diterima Manchester United saat ini. "Saya merasa kasihan pada Michael Carrick. Semua orang mengkritik Carrick habis-habisan di media, 'Apakah dia cukup baik sebagai pelatih, dan sebagainya', tetapi para pemain tidak melakukan pekerjaannya," sambungnya. Bagi Ljungberg, hujatan publik terhadap Carrick tidak adil jika para pemain di bawah asuhannya sendiri tidak menunjukkan dedikasi yang memadai.

Posisi MU di Ambang Zona Degradasi

Konsekuensi dari serangkaian performa buruk ini terlihat jelas di klasemen Liga Inggris. Manchester United saat ini terpuruk di posisi ke-17 dengan koleksi tujuh poin. Angka tersebut sama persis dengan Crystal Palace yang berada di zona degradasi, menandakan ancaman serius bagi klub raksasa Eropa tersebut. Jika tren negatif ini tidak segera dihentikan, MU berisiko besar terjerembap ke kasta kedua sepak bola Inggris, sebuah skenario yang tidak pernah dibayangkan oleh para pendukung mereka.

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ