Jay Idzes Pulih Penuh, namun Sassuolo Tumbang 2-4 di Tangan Fiorentina
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

- Jay Idzes resmi kembali menjadi andalan lini belakang Sassuolo setelah menjalani pemulihan cedera, meski performa timnya gagal berbuah poin dalam lawatan ke kandang Fiorentina .
- Pertandingan pekan kesepuluh Liga Italia musim 2026/2027 ini berujung kekalahan dramatis 2-4 bagi tim berjuluk *La Nebusa* tersebut di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Selasa dini hari WIB.
- Kembalinya Idzes ke starter sebenarnya menjadi harapan besar bagi Sassuolo untuk memutus tren negatif mereka.
Jay Idzes resmi kembali menjadi andalan lini belakang Sassuolo setelah menjalani pemulihan cedera, meski performa timnya gagal berbuah poin dalam lawatan ke kandang Fiorentina. Pertandingan pekan kesepuluh Liga Italia musim 2026/2027 ini berujung kekalahan dramatis 2-4 bagi tim berjuluk *La Nebusa* tersebut di Stadion Mapei, Reggio Emilia, Selasa dini hari WIB. Kembalinya bek berusia 26 tahun ini menandai berakhirnya masa absensinya akibat cedera robekan tingkat sedang pada otot paha depan kiri (quadriceps) yang diderita saat menghadapi Juventus pada September 2026 lalu.
Kembalinya Idzes ke starter sebenarnya menjadi harapan besar bagi Sassuolo untuk memutus tren negatif mereka. Namun, tim tamu justru harus bekerja keras sepanjang 90 menit. Meski Idzes bermain penuh, lini pertahanan Sassuolo masih menunjukkan kerentanan yang membahayakan. Mereka kebobolan empat gol dari berbagai skema serangan, termasuk tendangan jarak jauh dan penyelesaian serangan balik yang matang dari sisi Fiorentina. Hasil ini menempatkan Sassuolo dalam tekanan berat untuk segera bangkit di klasemen.
Drama Gol dan Papan Klasemen
Kronologi pertandingan diwarnai beberapa momen krusial yang membalikkan keadaan. Sassuolo sempat membuka keunggulan pada menit ke-25 melalui Armand Lauriente setelah serangan balik cepat. Tetapi, mimpi buruk datang saat menit akhir babak pertama, ketika Mateo Pellegrino menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Memasuki babak kedua, penguasaan laga berputar ke arah Fiorentina. Alieu Njie memperlebar jarak pada menit ke-50, sementara Francisco Mastantuono memastikan keunggulan tim tamu di menit ke-79. meski Lauriente berhasil mencetak gol kedua untuk Sassuolo pada menit ke-67, gol Victor Valdepenas di masa injury time (menit ke-90+3) menutup laga dengan skor 2-4. Hasil ini menggeser posisi kedua tim di klasemen sementara Liga Italia.
- Fiorentina: Naik ke peringkat ke-15 dengan 8 poin.
- Sassuolo: Terpuruk ke peringkat ke-16 dengan 8 poin (kalah selisih gol).
- Pencetak Gol Fiorentina: Pellegrino, Njie, Mastantuono, Valdepenas.
- Pencetak Gol Sassuolo: Lauriente (2 gol).
Impikasi Taktis dan Tren Lemah Lini Pertahanan
Kekalahan ini memperpanjang rekor buruk Sassuolo yang gagal meraih kemenangan dalam lima laga terakhir di Liga Italia. Secara statistik, krisis pertahanan tim menjadi sorotan utama. Sassuolo telah kebobolan total 16 gol dalam empat pertandingan terakhir, menunjukkan bahwa kehadiran Idzes saja belum cukup untuk menyehatkan sektor pertahanan mereka. Dari sisi taktis, kegagalan merepotkan lini tengah dan bertahan di menit-menit akhir menjadi pelajaran berharga bagi pelatih sebelum melanjutkan persaingan. Idzes kini diharapkan mampu menjadi jangkar utama untuk meredam serangan lawan, sementara tim pelatih harus segera merumuskan strategi perbaikan agar Sassuolo tidak terus tertinggal jauh dari zona aman.
BERITA TERKAIT (Sepak Bola)

Calvin Verdonk Raih Gelar Pemain Terbaik Saat Lille Imbangi Bodo/Glimt di Liga Champions

Inter Milan Kuasai De Kuip, Tiga Gol Menjadikan Puncak klasemen Liga Champions

Raphina Cetak Dua Gol, Barcelona Kalahkan Aston Villa 3-0 di Camp Nou
