Era Digital 2027: Pengguna Internet Global Tembus 6,15 Miliar, AI Generatif Jadi Pendorong Utama Pertumbuhan

We Are Social dan Meltwater mencatatkan sejarah baru dalam lanskap konektivitas global melalui laporan "Digital 2027 Global Overview Report". Jumlah pengguna internet di seluruh dunia resmi menembus 6,15 miliar orang per awal Oktober 2026, yang setara dengan 73,9% dari total populasi Bumi. Angka ini menandai peningkatan 54 juta pengguna atau sekitar 0,9% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menunjukkan ekspansi jaringan yang terus meluas meskipun laju pertumbuhannya mulai melandai.
Lonjakan konektivitas ini terjadi di tengah lonjakan populasi global yang mencapai 8,32 miliar jiwa menurut data Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), dengan laju pertumbuhan tahunan sebesar 0,8%. Namun, kesenjangan digital masih menjadi tantangan utama, mengingat masih ada 2,17 miliar orang yang belum terhubung ke internet hingga laporan tersebut disusun. Para analis menilai data ini mencerminkan kenyataan bahwa adopsi internet kini memasuki fase kematangan, di mana pengguna baru lebih banyak berasal dari kelompok yang sudah terhubung sebelumnya.
Perangkat Seluler dan Dominasi Media Sosial
Penggunaan perangkat seluler tetap menjadi tulang punggung akses internet modern. GSMA Intelligence mengestimasi adanya 5,86 miliar pengguna ponsel unik di dunia, atau 70,4% populasi global, yang tumbuh sebesar 1,7% dalam setahun terakhir. Di sisi lain, ekosistem media sosial mencatatkan pertumbuhan lebih tinggi dengan jumlah identitas pengguna mencapai 5,81 miliar (69,9% populasi dunia), meningkat 151 juta atau 2,7%. Perlu dicatat, angka ini mengacu pada jumlah 'identitas' akun, bukan individu unik, mengingat fenomena satu pengguna memiliki multiple akun masih sangat masif di berbagai platform.
Lonjakan Penggunaan Kecerdasan Buatan Generatif
Fenomena paling mencolok dalam laporan tahun ini adalah meledaknya adopsi kecerdasan buatan generatif atau generative AI. Estimasi pengguna aktif platform generative AI melonjak menjadi 3,24 miliar pada Oktober 2026, atau sekitar 38,9% populasi dunia. Peningkatan ini sangat drastis, melonjak lebih dari 1,2 miliar pengguna dibandingkan Oktober 2025, dengan tingkat pertumbuhan tahunan sebesar 57,2%. Meskipun We Are Social mengingatkan bahwa keterlambatan pelaporan data membuat pertumbuhan aktual mungkin lebih tinggi dari yang tercatat, tren ini menegaskan bahwa AI kini telah menjadi elemen inti ekosistem digital global, jauh melampaui pertumbuhan media sosial maupun seluler.
BERITA TERKAIT (Teknologi)

Google Resmikan Dreambeans di India, Ekspansi Global Pertama untuk Cerita AI Personal

Moffett AI Dongkrak Pendanaan Rp2,1 Triliun untuk Percepatan Inovasi Chip Inferensi AI di China

Nanochap Gali Dana 500 Juta Yuan, Perkuat Ambisi Pulih Penglihatan Lewat Chip Neural
