Wamensos Buka Peringatan Hari Pahlawan 2026: Lanjutkan Perjuangan, Berantas Kemiskinan
Mengamati dinamika politik nasional dan kebijakan pemerintah secara kritis.

Wakil Menteri Sosial Agus Jabo Priyono secara resmi membuka rangkaian Peringatan Hari Pahlawan 2026 di Taman Fatahillah, Jakarta, dengan seruan untuk terus meneruskan cita-cita kemerdekaan melalui upaya nyata pengentasan kemiskinan. Acara yang mengusung tema "Pahlawanku Teladanku, Melangkah Bersama Melanjutkan Perjuangan" ini menjadi momentum bagi seluruh elemen bangsa untuk menegaskan bahwa kemerdekaan bukanlah hadiah, melainkan hasil perjuangan panjang leluhur yang harus dijaga melalui persatuan.
Komitmen Nasional Wujudkan Kesejahteraan
Agus Jabo menegaskan bahwa melanjutkan perjuangan pahlawan sejalan dengan arah pembangunan Presiden Prabowo Subianto, yaitu mewujudkan rakyat yang bahagia dan sejahtera berdasarkan nilai Pancasila dan UUD 1945. Ia menekankan pentingnya pelaksanaan Pasal 33 UUD 1945 sebagai landasan pemanfaatan kekayaan alam untuk kemakmuran rakyat, sehingga tidak ada lagi warga negara yang tersisih. Guna mendukung tujuan tersebut, pemerintah telah meluncurkan berbagai program strategis seperti Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat di lapisan bawah.
Untuk memastikan keberhasilan program tersebut, Wamensos menekankan peran vital gotong royong dan semangat kebersamaan. Ia mengajak generasi penerus untuk menjadikannya sebagai energi dalam membangun Indonesia yang besar dan berdaulat. Dukungan serupa disampaikan oleh Ketua Ikatan Keluarga Pahlawan Nasional Indonesia, Mutia Hatta, yang mengingatkan bahwa meneladani perjuangan pahlawan adalah tanggung jawab moral setiap warga negara, khususnya kaum muda yang akan memimpin masa depan.
Rangkaian acara selama dua hari ini diisi oleh berbagai kegiatan edukatif dan artistik untuk mempromosikan nilai kepahlawanan. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup pameran sejarah pahlawan, talkshow, gameshow, hingga pertunjukan musikal yang melibatkan keluarga pahlawan dan siswa Sekolah Rakyat dari wilayah Jabodetabek. Dimulainya peringatan ditandai dengan pemotongan pita Jejak Pahlawan yang dilakukan oleh Agus Jabo dan Mutia Hatta, disusul peninjauan pameran yang menampilkan keteladanan para pejuang bangsa.
BERITA TERKAIT (Berita Nasional)

Mendes Yandri Susanto Komitmen Atasi Stunting dari Hulu: Dampak Ekonomi, Kesehatan, hingga Target Jangka Panjang 2045

264 Pati dan Pamen Polri Dimutasi: Penyegaran Strategis untuk Hadapi Tantangan Kompleks

Modus Baru Jaringan Narkotika: Tiga Bandar Sabu di Morowali Dibekuk Gunakan Aplikasi AI 'METEOR'
