Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Robert Budi Hartono Kembali Jadi Orang Terkaya RI, Kekayaan Capai US$12,2 Miliar

Ekonomi & PasarDian KusumaDian KusumaSumber: CNN Ekonomi
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Robert Budi Hartono Kembali Jadi Orang Terkaya RI, Kekayaan Capai US$12,2 Miliar
BAGIKAN:

Peringkat 10 orang terkaya di Indonesia berubah per November 2026 berdasarkan data Forbes Real-Time Billionaires. Pemilik Grup Djarum, Robert Budi Hartono, kembali menempati posisi pertama dengan total kekayaan US$12,2 miliar atau setara dengan Rp221,76 miliar. Posisi kedua diduduki oleh Prajogo Pangestu dari Barito Group dengan kekayaan US$10,4 miliar, disusul Low Tuck Kwong dari sektor batu bara dengan US$9,8 miliar.

Jajaran tiga besar ini mengalami dinamika nilai kekayaan yang bervariasi. Robert Budi Hartono mencatatkan kenaikan sekitar US$40 juta dari pembaruan terbaru, sektor perbankan dan industri rokok menjadi sumber utamanya. Prajogo Pangestu mengalami kenaikan signifikan sebesar US$228 juta dari sektor petrokimia dan energi. Sebaliknya, Low Tuck Kwong mencatat penurunan sekitar US$112 juta dari sektor pertambangan dan energi Bayan Resources.

Di posisi keempat hingga keenam, Anthoni Salim menempati urutan keempat dengan kekayaan US$9,1 miliar dari Salim Group yang mencakup sektor pangan, ritel, dan telekomunikasi. Tahir dan keluarga berada di posisi kelima dengan US$9 miliar, sementara Sri Prakash Lohia dari Indorama Group di urutan keenam dengan kekayaan US$8,4 miliar. Otto Toto Sugiri melengkapi daftar di posisi ketujuh dengan total kekayaan US$5,7 miliar.

Posisi kedelapan hingga kesepuluh diduduki oleh Theodore Rachmat, Lim Hariyanto Wijaya Sarwono, dan Sukanto Tanoto. Theodore Rachmat dari Triputra Group memiliki kekayaan US$4,4 miliar. Lim Hariyanto Wijaya Sarwono dari sektor perkebunan kelapa sawit dan nikel memiliki US$4,1 miliar, sedangkan Sukanto Tanoto dari Royal Golden Eagle menempati posisi terakhir dengan kekayaan US$4 miliar dari sektor pulp, kertas, dan energi.

BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Meow! Tanya Nesi!
😸