Ribuan Warga India Bentro Protes, Tuntut Ketua Komisi Pemilu Mundur

Protes besar-besaran mengguncang ibu kota New Delhi saat ribuan warga India berkumpul untuk menuntut pengunduran diri Ketua Komisi Pemilihan India, Gyanesh Kumar. Aksi demonstrasi yang berlangsung pada hari Minggu waktu setempat tersebut dipicu oleh munculnya kontroversi serius terkait revisi daftar pemilih yang dianggap bermasalah oleh para pengunjuk rasa.
Buntut Kontroversi Revisi Daftar Pemilih
Isu sentral yang melatarbelakangi gelombang kemarahan massa ini adalah keputusan revisi daftar pemilih yang diduga cacat prosedur atau tidak transparan. Para aktivis dan warga merasa bahwa integritas proses pemilu nasional terancam oleh perubahan tersebut, sehingga mereka menuntut agar Gyanesh Kumar, selaku pemimpin lembaga terkait, mundur dari jabatannya sebagai bentuk pertanggungjawaban moral atas kebijakan yang memicu kekhawatiran publik.
Dalam laporan program Squawk Box yang disiarkan pada Senin, 2 November 2026, CNBC Indonesia menyoroti bahwa situasi ini merupakan bagian dari ketegangan politik yang meningkat terkait kepercayaan masyarakat terhadap institusi demokrasi India. Demonstrasi ini menunjukkan bahwa pengawasan publik terhadap kelangsungan pemilu tetap menjadi prioritas utama, di mana tekanan sosial menjadi salah satu mekanisme kontrol terhadap pejabat negara yang dianggap gagal menjaga netralitas dan kejujuran proses pemilihan umum.
BERITA TERKAIT (Ekonomi & Pasar)

Ekspor Total RI Naik 12,39%, Didorong Kenaikan Industri Pengolahan Meski Pertanian Anjlok

BEI Keluarkan 81 Saham HSC dari IHSG dan India Tuntut Ketua KPU Mundur

Robert Budi Hartono Kembali Tempati Posisi Orang Terkaya RI dengan Harta Rp221,76 Triliun
