Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Kemarahan Pasar: Pengeluaran AI Big Tech Sentuh 740 Miliar Dolar, Saham Chip Anjlok

TeknologiFitriani NingsihFitriani NingsihSumber: TechCrunch AI
Fitriani Ningsih
Fitriani Ningsih
Jurnalis Siber

Fokus pada isu keamanan siber, kecerdasan buatan, dan tren teknologi masa depan.

Kemarahan Pasar: Pengeluaran AI Big Tech Sentuh 740 Miliar Dolar, Saham Chip Anjlok
BAGIKAN:

Pasar saham global diguncang oleh munculnya kekhawatiran baru terhadap investasi infrastruktur kecerdasan buatan (AI) yang masif. Dalam dua minggu terakhir, empat raksasa teknologi—Alphabet, Amazon, Meta, dan Microsoft—mengumumkan rencana belanja modal (capex) lebih dari 740 miliar dolar AS untuk tahun ini. Jika sebelumnya Wall Street menyambut baik pengeluaran besar-besaran ini sebagai tanda kepercayaan terhadap masa depan AI, kini sentimen tersebut berubah menjadi kecemasan. Investor mulai mempertanyakan kemampuan perusahaan-perusahaan tersebut untuk menghasilkan arus kas bebas positif dan mengembalikan investasi mereka, terutama di tengah lonjakan utang dan biaya operasional yang membengkak.

Arus Kas Negatif dan Tekanan atas Bisnis Inti

Kecemasan tersebut termanifestasi dalam penurunan drastis indeks Nasdaq sebesar 2,9% pada hari Jumat, yang memicu aksi jual saham perusahaan chip seperti Nvidia, Broadcom, dan Qualcomm. Alphabet menjadi sorotan tajam setelah mencatatkan arus kas bebas negatif 9,1 miliar dolar AS pada kuartal ketiga, menandai dua kuartal beruntun di zona merah. Meski bisnis iklan pencarian mereka melambat, pengeluaran untuk AI justru melonjak hingga 51,4 miliar dolar AS per kuartal, dengan proyeksi belanja tahunan mencapai 205 miliar dolar AS. Ironi terjadi karena fitur AI mode Google yang sukses justru menggerus pendapatan dari iklan pencarian, yang merupakan tulang punggung bisnis mereka.

Implikasi pada Raksasa Lain dan Ancaman Baru

Amazon menghadapi situasi serupa dengan arus kas bebas negatif 42,4 miliar dolar AS dalam setahun terakhir, sementara Meta dilaporkan membakar 2,1 miliar dolar AS kas di kuartal tiga. Meskipun Microsoft tercatat sebagai pengecualian dengan arus kas bebas positif 18,6 miliar dolar AS, pengunduran belanja AI mereka karena keterlambatan pasokan kapasitas justru menekan saham perusahaan-perusahaan penerbit daya komputasi AI. Dampaknya meluas hingga ke sektor obligasi, di mana kelima perusahaan tersebut bersama Oracle menerbitkan utang gabungan senilai 326 miliar dolar AS pada tahun 2026. Kondisi ini semakin kompleks dengan rencana penawaran umum perdana (IPO) Anthropic, di mana ketidakpastian rating utang investasi dapat membuat perusahaan AI tersebut semakin bergantung pada penyedia infrastruktur pihak ketiga.

BERITA TERKAIT (Teknologi)

Meow! Tanya Nesi!
😸