Alex Marquez Operasi Bahu, Bocorkan Target Kembali di Portimao
Mantan jurnalis olahraga yang kini berfokus pada analisis taktik sepak bola lokal maupun Eropa.

Keputusan tegas diambil oleh Alex Marquez dengan memastikan dirinya akan absen dari putaran MotoGP Qatar 2026 yang dijadwalkan pada 9 November mendatang. Langkah ini dipaksakan setelah pebalap tim Gresini Ducati itu memutuskan untuk menjalani operasi bahu di Madrid pada Senin (3/11) sebagai solusi atas cedera kronis yang mengganggunya sejak lama. Keputusan ini diambil tak lama setelah ia berhasil finis di posisi ketiga pada balapan MotoGP Malaysia di Sirkuit Sepang, Minggu (1/11), sebuah pencapaian yang justru mempertegas kondisi fisik buruknya akibat derita cedera selama rangkaian balapan yang berlangsung beruntun.
Cederah Lama dan Target Kembalinya
Absennya Alex di seri Lusail merupakan kelanjutan dari masalah kesehatan yang sudah membayanginya sejak kecelakaan di MotoGP Catalunya pada Mei 2026 lalu. Saat itu, ia mengalami patah tulang selangka dan cedera di bahu kanan. Meskipun sempat pulih dan kembali berkompetisi, nyeri di bahu kanan tidak kunjung sembuh. "Sejak saya kembali setelah kecelakaan di Catalunya, saya terus mengalami masalah pada bahu kanan saya," ungkap Alex, sebagaimana dikutip dari Crash. Ia menegaskan bahwa operasi adalah jalan terbaik untuk mengatasi rasa sakit yang sangat membebannya, terutama di tengah jadwal balapan yang padat. Meskipun harus melewatkan satu seri, Alex optimis bahwa targetnya untuk kembali ke lintasan pada GP Portugal di Sirkuit Portimao pada 22 November tetap mungkin dilakukan, berdasarkan masukan tim medis yang ia dengarkan dengan saksama.
Konteks Podium dan Kompetisi Manufaktur
Kehilangan Alex di Qatar membawa dampak signifikan bagi peta persaingan, terutama di tengah dominasi tim-tim pabrikan. Di Malaysia, kakaknya, Marc Marquez, tampil begitu dominan dengan merebut kemenangan setelah memimpin sejak start hingga finis. Pebalap Ducati Lenovo itu menyelesaikan balapan dalam waktu 40 menit 8,467 detik, unggul jelas 4,287 detik dari Pedro Acosta di posisi kedua. Sementara Alex melengkapi podium dengan finis ketiga. Hasil ini krusial karena persaingan antara pabrikan Ducati dan Aprilia untuk gelar konstruktor sangat ketat, di mana Aprilia dilaporkan hanya terpaut delapan poin dari Ducati sebelum balapan tersebut berlangsung. Dengan absennya satu pebalap kunci Ducati, tekanan akan semakin besar pada rekan setim dan pabrikan lain untuk menjaga jarak poin di klasemen.
Bukan hanya isu cedera pebalap individual yang mewarnai persiapan menuju Qatar, situasi di paddock juga diguncang oleh keputusan kontroversial Yamaha. Pabrikan Jepang itu resmi menarik diri dari GP Qatar 2026 dengan alasan kekhawatiran keamanan di Timur Tengah, yang berpotensi memicu ancaman sanksi finansial dan olahraga dari FIM. Keputusan Yamaha ini menambah lapisan kompleksitas pada seri tersebut, di mana beberapa pebalap seperti Jack Miller juga mengungkapkan keraguan mereka untuk terbang ke Lusail. Bagi Alex Marquez, fokusnya kini sepenuhnya tertuju pada pemulihan pasca-operasi agar ia bisa membuktikan bahwa ia siap kembali membela warna tim Gresini di Portimao, sekaligus menyumbangkan poin penting demi mempertahankan posisi konstruktor Ducati yang sedang berada di garis depan persaingan gelar dunia.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Persib Bandung Hadapi Melbourne Victory di ACL 2: Jadwal, Strategi, dan Dampaknya pada Grup E

2.300 Atlet Padati GOR Ciracas, Liga Taekwondo DKI Jakarta Seri 14 Gencar Bidik Regenerasi Atlet Internasional

Persib Tampil Konsisten, Persija Rawan Terlempar dari Puncak Klasemen
