Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Adu Taktik dan Romansa Gelap: 5 Drama China yang Guncang Layar Oktober 2026

SelebritiAyu LestariAyu LestariSumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Adu Taktik dan Romansa Gelap: 5 Drama China yang Guncang Layar Oktober 2026
BAGIKAN:

Panggung drama China di bulan Oktober 2026 dipenuhi konflik identitas dan manipulasi strategis yang memikat penonton global. Kelima judul yang tengah menjadi sorotan ini menampilkan narasi di mana protagonis memperjuangkan kebebasan, membalas dendam, atau mempertahankan kehormatan keluarga di tengah hiruk-pikuk politik dan kasta sosial. Dari intrik balas benci hingga cinta yang teruji dalam badai revolusioner, deretan seri ini menyajikan alur cerita dengan tempo cepat serta dinamika antartokoh yang intens tanpa adegan pengisi.

Konflik Kedaulatan dan Identitas yang Diabaikan

Di When the Mask Ends, A Chou (Tian Xiwei) hidup dalam kesengsaraan sebagai penghidup keluarga angkatnya yang jauh dari akar bangsawan. Situasi berubah drastis ketika ia menjadi pengantin pengganti untuk Wei Rao, putri bangsawan yang menolak pernikahan dengan Jenderal Lu Zhuo (Yan An) yang saat itu sedang sekarat. Kesembuhan mendadak sang jenderal menempatkan A Chou dalam posisi kekuasaan dan kekayaan, memicu ketegangan dengan Wei Rao—yang kini dikenal sebagai Jundai—dalam upaya merebut kembali apa yang dianggapnya sebagai hak miliknya. Drama ini tersedia di Youku dan Netflix.

Sebaliknya, Against the Current (2026) mengisahkan Shen Jialan (Tan Songyun), mantan cucu bangsawan yang hidupnya hancur akibat fitnah pengkhianatan. Ditinggalkan oleh tunangannya, Lin Jinqi (Liu Xueyi), di saat terpuruk, Jialan memilih mengubur identitasnya dan bekerja sebagai pelayan untuk bertahan hidup. Alih-alih meratapi nasib, ia menggunakan kecerdasan dan ketangguhan mental untuk menghadapi tekanan kasta sosial. Pendekatan rasional ini perlahan membuat Lin Jinqi kembali tertarik dan menghormati Jialan. Seri ini tayang di iQIYI dan Mango TV.

Dari Gelombang Cinta hingga Pertahanan Negara

Udara era Republik terasa kental dalam The Lament of Autumn, sebuah saga tragis yang membungkus misteri pembunuhan dan konflik revolusioner. Ye Pingjun (Xu Ruohan), siswi miskin yang bekerja di balai pertemuan kawasan Hunan Barat untuk membiayai pengobatan ibunya, terjebak dalam baku tembak yang menargetkan Yu Changxuan (Cheng Lei). Sebagai tuan muda kelima klan berkuasa dan satu-satunya pewaris laki-laki yang masih hidup, Changxuan menjadi pusat obsesi cinta posesif di tengah pusaran darah tersebut. Penonton dapat menikmati drama ini melalui iQIYI dan Mango TV.

  • Tiger Sniff the Rose: Menghadirkan reuni pemeran utama dalam dinamika power couple klasik, mereka berjuang bersama menumpas pengkhianat dan melindungi negara dari agresi asing. Tayang di WeTV dan Disney+.
  • Quite the Girl: Fokus pada Lu Mingyu (Xu Mengjie), perempuan penurut yang melancarkan skema balas dendam taktis terhadap keluarganya yang kasar. Duan Xiuming (Ren Shihao) menyadari sisi gelap Mingyu dan menjadi mitra strategis yang suportif sekaligus posesif.
  • Pertemuan di Lingnan: Putri Danyang, Mu Wanyao (Meng Ziyi), bertemu cendekiawan Yan Shang (Li Yunrui) dalam perjalanan pulang dari memanjatkan doa bagi almarhum ibundanya. Interaksi mereka di tengah kabut pegunungan Lingnan berkembang menjadi benih cinta sebelum Yan Shang meniti karier pejabat dan menghadapi krisis negara.

Kelima drama ini merepresentasikan tren naratif Asia yang mengedepankan kecerdikan karakter dalam merespons ketidakadilan sosial. Setiap seri menawarkan sudut pandang unik, mulai dari kalkulasi politik pernikahan, pemulihan reputasi, hingga pengorbanan personal demi stabilitas negara, sehingga memberikan variasi genre yang kaya bagi audiens yang menghargai kompleksitas alur cerita.

BERITA TERKAIT (Selebriti)

Meow! Tanya Nesi!
😸