Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

BRI Finance Suntik Peralatan Kompos dan Gerobak Listrik untuk Kurangi Sampah ke Bantargebang

Berita DaerahSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: Antara Metro
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

BRI Finance Suntik Peralatan Kompos dan Gerobak Listrik untuk Kurangi Sampah ke Bantargebang
BAGIKAN:

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengakselerasi pengurangan volume sampah menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang melalui pelaksanaan Program Kolaborasi Sosial Berskala Besar (KSBB) Lingkungan. Inisiatif ini menghubungkan keterbatasan sarana di tingkat masyarakat dengan dukungan korporasi, sekaligus menyasar perubahan perilaku melalui edukasi pemilahan sampah sejak dari rumah tangga.

Kolaborasi Sektor Usaha dan Warga di RW 06 Srengseng Sawah

Salah satu implementasi nyata dari program ini berlangsung di RW 06, Kelurahan Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memfasilitasi penyediaan infrastruktur dan pendampingan teknis untuk memastikan pengelolaan sampah berjalan secara terstruktur. Wakil Kepala DLH DKI Jakarta, Purwanti Suryandari, menekankan bahwa ketersediaan peralatan hanya akan berdampak positif jika diiringi konsistensi perilaku masyarakat dalam memisahkan sampah yang masih dapat dimanfaatkan.

  • Dukungan BRI Finance: Dua unit gerobak motor listrik untuk mempercepat operasional petugas lapangan.
  • Sarana Kompos: Tujuh tong komposter berkapasitas 200 liter dan satu mesin pengayak kompos dengan kapasitas 100โ€“150 kilogram per jam.
  • Alat Pemilahan: Penyerahan 145 ember berkapasitas 8 liter, 10 ember 20 liter, 11 tong 60 liter, dan lima tempat sampah 120 liter.
  • Pendidikan: Pelatihan pemilahan sampah yang menyasar segmen anak-anak dan remaja.

Peningkatan Efisiensi Petugas Kebersihan dan Partisipasi Masyarakat

Direktur Utama PT BRI Multifinance Indonesia, Ignatius Susatyo Wijoyo, menyatakan bahwa kontribusi perusahaan melalui program ini bertujuan untuk meringankan beban kerja petugas kebersihan sekaligus mendorong peran aktif warga. Dia berharap sarana dan prasarana yang disalurkan dapat mempercepat proses penanganan sampah di lapangan serta mengubah paradigma membuang sampah menjadi kebiasaan memilah dari rumah. Kolaborasi ini tidak hanya sebatas penyediaan barang, tetapi juga mencakup pendampingan berkelanjutan agar standar pengelolaan sampah di tingkat permukiman dapat diterapkan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari.

BERITA TERKAIT (Berita Daerah)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ