Topan Arnab Evakuasi 180.000 Warga di Pesisir Timur India, Pasokan Listrik Terganggu

Ekonomi & Pasar
Hendra GunawanHendra Gunawan
Sumber: CNBC Indonesia & CNN Internasional
Hendra Gunawan
Hendra Gunawan
Pengamat Bisnis

Menyoroti perkembangan startup, bisnis lokal, dan ekonomi digital di Indonesia.

Topan Arnab Evakuasi 180.000 Warga di Pesisir Timur India, Pasokan Listrik Terganggu
BAGIKAN:

Badai siklon ekstrem bernama Arnab menghantam pesisir timur India dengan kecepatan angin 125-135 kilometer per jam, memaksa otoritas setempat memindahkan lebih dari 180.000 warga dari Andhra Pradesh dan Odisha. Hingga Rabu (28/10/2026) siang, belum ada laporan korban jiwa, namun dampak fisik berupa tumbangnya pepohonan dan tercabutnya tiang listrik telah melumpuhkan sebagian layanan publik di jalur badai tersebut.

Skala Bencana dan Dampak Infrastruktur

Departemen Meteorologi India mengklasifikasikan Arnab sebagai siklon 'sangat parah', peringkat ketiga tertinggi dalam skala penilaiannya. Pusat badai mendarat di pesisir Andhra Pradesh pada Rabu pagi sebelum bergerak sepenuhnya ke daratan. Rekaman televisi menunjukkan petugas kebersihan menggunakan pelindung hujan bekerja keras merapikan ranting di jalan raya, sementara gelombang badai setinggi 1 hingga 1,5 meter di atas pasang normal mengancam wilayah dataran rendah.

  • Operasional di tiga bandara Andhra Pradesh dihentikan sementara oleh Kementerian Penerbangan Sipil.
  • Pasokan listrik terganggu dan banyak pohon tumbang melintang di jalur utama.
  • Sejumlah sekolah ditutup serta layanan kereta api dan penerbangan dibatalkan.

Ekstensi Dampak ke Nepal dan Sejarah Resiko

Wilayah pegunungan Nepal juga merasakan efek atmosferik dari badai ini dengan penghentian izin pendakian selama tiga hari untuk mencegah badai salju dan longsoran salju di kawasan Himalaya mulai Kamis malam hingga Sabtu. Kebijakan ini berdampak langsung pada industri pariwisata, mengingat pada puncak musim pendakian, sekitar 750 pendaki biasanya memperoleh izin harian. Sejarah menunjukkan pentingnya peringatan dini, mengingat siklon super pada 1999 menewaskan hampir 10.000 orang di Odisha.

Meow! Tanya Nesi!
😸