Bappenas Tetapkan Target 2028 untuk Roadmap Bioekonomi, Gencar Dorong Nilai Tambah Hayati

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Sumber: CNN Ekonomi
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Bappenas Tetapkan Target 2028 untuk Roadmap Bioekonomi, Gencar Dorong Nilai Tambah Hayati
BAGIKAN:

Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Bappenas menargetkan penyelesaian peta jalan atau roadmap bioekonomi pada Desember 2028. Inisiatif strategis ini dirancang untuk mengoptimalkan kekayaan sumber daya hayati Indonesia guna meningkatkan produktivitas, menciptakan nilai tambah ekonomi, serta menjadi motor penggerak baru bagi pertumbuhan green economy.

Fokus Lima Bidang Prioritas dan Dukungan Pembiayaan

Deputi Bidang Pangan, Sumber Daya Air, dan Lingkungan Hidup Kementerian PPN/Bappenas, Leonardo Adypurnama, menjelaskan bahwa pengembangan bioekonomi mengandalkan biosolusi berbasis teknologi. Pendekatan ini bertujuan untuk memanfaatkan modalitas biologi yang kaya tanpa terus bergantung pada perluasan lahan. Leonardo menegaskan bahwa sektor pangan dan pakan merupakan bidang yang sangat potensial untuk dikembangkan melalui teknologi yang dapat meningkatkan efisiensi setiap unit lahan.

  • Lima kelompok produk prioritas bioekonomi meliputi pangan, energi, kesehatan, kosmetik, dan biomaterial.
  • Layanan jasa lingkungan, termasuk ekowisata, juga tercakup dalam cakupan pengembangan bioekonomi.
  • Pengembangan biosolusi didorong agar tidak hanya berfokus pada produksi, tetapi juga pada dukungan pembiayaan untuk menerjemahkan hasil riset menjadi produk komersial.

Harapan Investasi Global dan Potensi Lompatan PDB

Direktur Kehutanan dan Konservasi Sumber Daya Air Kementerian PPN/Bappenas, Dadang Jainal Mutaqin, menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, mulai dari pemerintah, lembaga riset, perguruan tinggi, hingga sektor swasta. Dadang secara spesifik mendorong keterlibatan Danantara dalam skema pembiayaan untuk mengatasi tantangan di mana banyak hasil penelitian belum terkonversi menjadi produk yang dapat dipasarkan. Pemerintah juga berharap perusahaan biosolusi global Novonesis akan berinvestasi di Indonesia, dengan fokus pada pemanfaatan bahan baku dalam negeri serta peningkatan nilai tambah melalui proses pengolahan lokal.

Country Manager Novonesis Indonesia, Ang Yonny Setiadi, menyatakan kesiapan perusahaan untuk berkolaborasi dengan kementerian dan institusi pendidikan guna mengeksplorasi keanekaragaman hayati. Inisiatif ini diproyeksikan membuka peluang pemanfaatan produk sampingan untuk pakan ternak ayam serta produksi etanol. Dalam pemaprannya, Dadang mengungkapkan bahwa laporan ekonomi yang dirilis dalam acara tersebut mengestimasikan potensi peningkatan PDB hingga tiga kali lipat apabila pengembangan biosolusi di Indonesia berhasil terealisasi.

Meow! Tanya Nesi!
😸