Kerugian Capai Rp70 M, Tasya Farasya Tolak Rekonstruksi Total Rumah Retak
Menyajikan ulasan tajam seputar film lokal, internasional, dan dunia perfilman.

Tasya Farasya memutuskan untuk tidak membangun ulang rumahnya dari nol, sebuah respons tegas terhadap kritik warganet yang mempertanyakan kondisi struktur hunian milik tersebut. Influencer kecantikan ini mengungkapkan bahwa biaya yang telah dikeluarkan untuk proyek tersebut sudah mendekati kisaran Rp50 miliar hingga Rp70 miliar, sehingga opsi perombakan total dianggap tidak rasional di tengah temuan keretakan parah di berbagai sudut rumah.
Tasya menanggapi saran tersebut dengan nada getir sekaligus sarkastis, menyatakan keyakinannya bahwa rumah tersebut masih bisa diperbaiki. Dalam unggahannya di Threads, ia menegaskan bahwa tidak ada hal yang harus ditakuti karena solusi perbaikan telah ditemukan, meskipun prosesnya akan membebani biaya tambahan yang signifikan.
Kegagalan Konstruksi yang Terungkap
Emosi Tasya meluap setelah tim pemeriksa menemukan ketidaksesuaian standar arsitektur yang fatal. Dinding yang dibongkar justru memperlihatkan keberadaan kayu di tempat yang seharusnya diperkuat dengan besi penyangga. Selain itu, sambungan antara kolom dan dinding bata ringan atau hebel terbukti tidak memiliki besi penghubung, yang menyebabkan retakan dan sebagian dinding bahkan terpisah dari struktur utama.
Dampak Finansial dan Ancaman Retak Susulan
- Kerusakan Menyebar: Selain interior, area kolam renang ikut ambles yang terlihat dari marmer lantai yang merosot melewati batas cat yang baru diaplikasikan tujuh bulan sebelumnya.
- Berikutnya: Perbaikan mengharuskan penghuni berdamai dengan suara bising proyek hingga pukul 22.00, serta ancaman retakan baru di titik lain di masa mendatang.
- Riwayat: Proyek ini berlangsung enam tahun sejak 2020, dimulais saat Tasya masih bersama mantan suaminya, Ahmad Assegaf, dan diselesaikan setelah perpisahan mereka.
Bagi Tasya, perbaikan ini bukan hanya soal biaya ratusan juta hingga miliaran rupiah, tetapi juga sebuah tantangan psikologis mengingat potensi rekurensi kerusakan struktural. Ia menyebut dirinya harus "membangun terus" seiring dengan risiko tumbuhnya retakan di lokasi berbeda, menjadikan hunian bergaya modern French ini sebuah proyek yang belum selesai.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

The Remarried Empress Tayang Lebih Awal, Rilis 4 Episode Sekaligus di Disney+

The Remarried Empress Tayang Percepat 3 November, 4 Episode Pertama Dilepas Serentak di Disney+

My Chemical Romance Prioritaskan Riset Studio, Konser 2027 Ditinggalkan demi Album Baru
