Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Gandrung Sewu 2026 Digelar Malam Hari untuk Pertama Kalinya di Pantai Boom Marina

SelebritiAyu LestariAyu LestariSumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Gandrung Sewu 2026 Digelar Malam Hari untuk Pertama Kalinya di Pantai Boom Marina
BAGIKAN:

Festival tari kolosal Gandrung Sewu kembali digelar di Pantai Boom Marina, Banyuwangi, pada Sabtu (24/10). Edisi ke-14 ini menandai perubahan signifikan karena pertunjukan diselenggarakan pada malam hari untuk pertama kalinya sejak festival tersebut dimulai pada 2012.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani pada Jumat (23/10) menjelaskan bahwa pertunjukan malam bertajuk "Gandrung Sewu Glow in the Dark" ini mengusung tema Kembang Dermo. Tema tersebut dipilih untuk mengangkat nilai adat dan tradisi yang hidup serta berkembang di tengah masyarakat Banyuwangi.

Menurut keterangan Ipuk, pergeseran waktu pertunjukan bukan sekadar menghadirkan suasana berbeda. Panggung malam memberikan ruang eksplorasi artistik yang lebih luas melalui permainan tata cahaya dan visual guna memperkuat kemegahan gerak ribuan penari Gandrung dengan latar Selat Bali.

Sejak pertama kali dipentaskan dengan tema Jejer Gandrung pada 2012, festival ini secara rutin mengangkat kisah berbeda setiap tahunnya. Rangkaian tema tersebut mencakup sejarah kelahiran Tari Gandrung, kehidupan masyarakat Osing, perlawanan terhadap penjajahan, hingga keberagaman budaya lokal. Beberapa judul yang pernah diangkat antara lain "Seblang Subuh" (2014), "Layar Kumendung" (2018), hingga "Selendang Sang Gandrung" pada 2025.

Gandrung Sewu berakar pada Tari Gandrung, kesenian khas masyarakat Osing di Banyuwangi yang kata 'Gandrung' bermakna terpikat atau mencintai. Tarian ini telah menjadi salah satu penanda identitas budaya daerah yang terus diwariskan lintas generasi.

Selain berfungsi sebagai panggung seni, pelaksanaan festival ini menurut Ipuk juga berjalan beriringan dengan upaya regenerasi penari muda, pembelajaran sejarah lokal, serta pengembangan pariwisata dan ekonomi masyarakat setempat.

Meow! Tanya Nesi!
😸