Gaikindo Usulkan Insentif Mobil Hybrid untuk Dorong Penjualan Mendekati 900 Ribu Unit

Ekonomi & Pasar
Dian KusumaDian Kusuma
Sumber: CNBC Indonesia
Dian Kusuma
Dian Kusuma
Pakar Keuangan

Edukator keuangan milenial dengan pendekatan yang mudah dipahami.

Gaikindo Usulkan Insentif Mobil Hybrid untuk Dorong Penjualan Mendekati 900 Ribu Unit
BAGIKAN:

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mendorong pemerintah memberikan insentif bagi kendaraan hybrid atau Hybrid Electric Vehicle (HEV). Ketua I Ketua Umum Gaikindo, Jongki D. Sugiarto, menyatakan bahwa insentif tersebut dinilai mendesak untuk meningkatkan volume penjualan otomotif nasional.

Menurut keterangan Jongki dalam program AutoBizz CNBC Indonesia pada Kamis (22/10/2026), mobil hybrid memiliki sejumlah keunggulan praktis karena hemat bahan bakar dan menghasilkan polusi lebih rendah. Selain itu, kendaraan jenis ini tidak memerlukan infrastruktur stasiun pengisian daya listrik (charging station) dan masih menggunakan komponen mesin pembakaran internal (ICE) berbahan bakar minyak, sehingga turut menopang industri suku cadang di dalam negeri.

Gaikindo menargetkan penjualan kendaraan pada 2026 dapat mencapai 800 ribu unit. Apabila pemerintah menyetujui pemberian insentif untuk mobil hybrid, angka tersebut diperkirakan bisa mendekati 900 ribu unit dan terus meningkat hingga 1 juta unit pada tahun berikutnya.

Selain usulan insentif hybrid, Gaikindo juga menyoroti struktur pasar otomotif nasional saat ini. Data asosiasi mencatat bahwa segmen mobil dengan harga di bawah Rp 300 juta per unit menyumbang sekitar 60% dari total penjualan mobil nasional setiap tahunnya. Karena besarnya porsi tersebut, dukungan pemerintah dinilai perlu diarahkan pula untuk mengerek penjualan pada segmen harga ini.

Meow! Tanya Nesi!
😸