Kaca Film Iceberg Ekspansi ke India, Perluas Distribusi Internasional dari Indonesia

PT Agni Manggala Nusa, pemegang merek kaca film Iceberg with Night Vision Technology di Indonesia, resmi memperluas jaringan distribusinya ke India melalui kerja sama dengan dealer lokal. Langkah yang diumumkan pada Jumat (23/10) ini menjadi ekspansi internasional pertama bagi perusahaan setelah lebih dari satu dekade memasarkan produk asal Amerika Serikat tersebut di dalam negeri.
Menurut keterangan resmi Marketing Manager Iceberg with Night Vision Technology, Reza, kehadiran di India merupakan langkah awal untuk memperkuat jaringan distribusi global. Di Indonesia sendiri, merek ini mulai dipasarkan sejak 2012 dan kini mengeklaim telah memiliki lebih dari 100 dealer resmi yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Produk kelas premium ini dibanderol mulai dari Rp4 juta untuk kendaraan berukuran kecil di wilayah Jabodetabek, dengan harga akhir menyesuaikan ukuran kendaraan dan lokasi pemasangan.
Bersamaan dengan ekspansi ke luar negeri, perusahaan menyoroti kemunculan pemain baru di pasar domestik yang menggunakan nama, logo, maupun istilah yang dinilai menyerupai merek mereka. Kondisi tersebut dikhawatirkan membingungkan konsumen. Sebagai langkah perlindungan, perusahaan menegaskan bahwa istilah Night Vision Technology telah terdaftar secara resmi di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dengan nomor pendaftaran IDM000918527. Konsumen pun diimbau untuk membeli dan memasang produk hanya melalui dealer resmi guna memastikan keasliannya.
Teknologi Night Vision yang diusung dikembangkan untuk mengatasi kendala pandangan saat berkendara pada malam hari atau di area minim cahaya akibat penggunaan kaca film gelap. Kaca film ini diklaim tetap memberikan pandangan jelas dari dalam kabin pada malam hari, sekaligus meredam silau dan panas matahari serta menjaga privasi pada siang hari.
Produk ini tersedia dalam lima tingkat kegelapan berbahan 100 persen nano carbon. Varian paling terang, Iceberg 20, menggunakan warna Glacier Blue. Tiga varian menengah yakni Iceberg 40, 60, dan 80 hadir dengan warna Emerald Black, di mana tipe 40 dan 60 ditujukan untuk seluruh kaca kendaraan, sedangkan tipe 80 khusus untuk kaca samping dan belakang. Varian tergelap dan terbaru, Iceberg 90, memakai warna Midnight Black yang dirancang khusus untuk kaca samping dan belakang demi memaksimalkan privasi serta perlindungan panas.
Perusahaan mengeklaim seluruh varian mampu menolak panas inframerah (IRR) dan sinar ultraviolet (UVR) hingga 99 persen, serta menolak total energi matahari (TSER) hingga 83 persen. Dalam keterangannya, perusahaan menjelaskan bahwa angka IRR dan TSER tidak bisa disandingkan langsung karena keduanya mengukur parameter yang berbeda. Penggunaan material nano carbon juga diklaim tidak mengganggu sinyal perangkat elektronik di dalam kendaraan seperti telepon seluler, GPS, radio, hingga kartu tol elektronik, serta membuat warna kaca film lebih stabil dan tidak memantul seperti cermin. Namun, perusahaan tidak menyebutkan lembaga penguji maupun metode pengujian terkait klaim angka-angka tersebut.
BERITA TERKAIT (Otomotif)

Fang Cheng Bao Tembus 600 Ribu Unit Penjualan, BYD Akselerasi Produksi Hadapi Lonjakan Demand

Karma Automotive Luncurkan Eximius 1: Mobil Sport Hybrid Bertenaga 1.195 HP dengan Desain Kustom

Bantah Keraguan, Yamaha GEAR ULTIMA Tuntaskan 2.740 Km Ekspedisi Lintas Alam Selebes
