Film Clayface Tayang di Bioskop Indonesia, Ini Asal-usul Karakter Matt Hagen
Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Film aksi langsung Clayface mulai tayang di bioskop Indonesia pada 21 Oktober. Proyek terbaru dari DC Universe yang dipimpin James Gunn dan Peter Safran ini mengangkat kisah Matt Hagen, seorang aktor muda asal Gotham City yang tubuhnya bermutasi menjadi monster lumpur akibat prosedur medis eksperimental.
Dilansir dari CNN Selebriti, Hagen awalnya hijrah ke California untuk mengejar karier di industri film setelah meninggalkan masa lalunya. Ambisi tersebut hancur ketika wajahnya rusak parah akibat serangan seorang gangster. Dalam kondisi terdesak, ia menemui CEO perusahaan bioteknologi bernama Dr. Caitlyn Corr untuk menjalani prosedur eksperimental yang berhasil memulihkan wajahnya.
Namun, prosedur itu membawa efek samping jangka panjang berupa mutasi tubuh Hagen menjadi metahuman berbahan menyerupai tanah liat. Kondisi tersebut memberinya kemampuan memanipulasi wujud secara bebas, mulai dari memanjangkan anggota tubuh, membentuk senjata tajam dari lengan, hingga meniru penampilan fisik dan suara orang lain dengan sempurna. Tubuhnya juga kebal terhadap serangan peluru maupun pukulan berat karena mampu pulih dengan sendirinya.
Kekuatan mentah Hagen sempat dibuktikan saat ia menghajar Rick Flag, Sr. hingga babak belur dan nyaris membuat Eric Frankenstein mati lemas di dalam gumpalan tubuhnya. Meski demikian, ia memiliki kelemahan fatal terhadap sengatan aliran listrik. Menurut sumber tersebut, Frankenstein terbukti berhasil membuatnya hancur berkeping-keping dan pingsan melalui serangan kejut listrik.
Sebagai penjahat super, rekam jejak Hagen mencakup persekutuan dengan Putri Ilana Rostovic untuk membunuh sekaligus meniru identitas Profesor Aisla MacPherson demi rencana dominasi dunia sang putri. Penyamaran yang sempat mengelabui Amanda Waller itu akhirnya terbongkar dan berujung pada penangkapan Hagen oleh pasukan A.R.G.U.S., serta kematian Ilana yang dibunuh oleh The Bride.
Dalam sejarah komik DC, Matt Hagen merupakan generasi kedua Clayface (Clayface II) yang debut pada 1961 setelah bersinggungan dengan zat misterius. Gelar orisinal Clayface pertama kali disandang Basil Karlo di edisi Detective Comics #40 pada 1940 sebagai aktor tanpa kekuatan super, sebelum akhirnya ikut bermutasi di era komik modern. Secara keseluruhan, kutukan monster lumpur ini telah menjerat delapan karakter berbeda selama beberapa dekade terakhir, termasuk Preston Payne dan Sondra Fuller.
Film Clayface (2026) memusatkan cerita pada Matt Hagen yang diperankan oleh Tom Rhys Harries. Film ini disutradarai James Watkins berdasarkan naskah tulisan Mike Flanagan bersama Hossein Amini.


