Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Gempa M4.6 Guncang Blitar, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami

BencanaSiti RahmawatiSiti RahmawatiSumber: EarthquakeBot
Siti Rahmawati
Siti Rahmawati
News Desk

Menyajikan liputan berita terkini secara cepat dan akurat langsung dari sumbernya.

Gempa M4.6 Guncang Blitar, BMKG Pastikan Tidak Berpotensi Tsunami
BAGIKAN:

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan terjadinya gempabumi tektonik dengan magnitudo 4,6 yang mengguncang wilayah Kabupaten Blitar, Jawa Timur, pada Senin pagi, 12 Oktober 2026. Peristiwa alam ini tercatat terjadi tepat pukul 08:28:09 WIB dengan pusat gempa berada di laut, sekitar 25 kilometer arah tenggara-selatan (SSE) dari Blitar.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi mengenai kerusakan bangunan maupun korban jiwa akibat peristiwa tersebut. Getaran gempa dilaporkan terasa hingga ke beberapa daerah sekitarnya seperti Kediri dan Tulungagung, meskipun intensitasnya bervariasi tergantung pada jarak lokasi terhadap episenter. Pihak berwenang setempat terus memantau situasi dan mengimbau masyarakat untuk tetap tenang serta tidak terpengaruh oleh informasi hoaks yang beredar di media sosial.

Analisis Pakar Geofisika

Dari perspektif geotektonik, posisi episentrum di selatan Blitar menempatkan aktivitas ini dalam zona interaksi lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Wilayah selatan Jawa dikenal memiliki struktur sesar naik (thrust fault) yang kompleks sebagai hasil dari subduksi miring lempeng Samudera Hindia. Magnitudo 4,6 termasuk kategori gempa ringan hingga sedang; energi yang dilepaskan umumnya tidak cukup besar untuk memicu deformasi dasar laut signifikan yang diperlukan bagi pembentukan tsunami. Oleh karena itu, status 'Tidak Berpotensi Tsunami' adalah kesimpulan ilmiah yang akurat berdasarkan mekanisme sumber dan kedalaman hiposenter.

Mengenai potensi gempa susulan, statistik kegempaan menunjukkan bahwa setelah mainshock berskala kecil-menengah, frekuensi aftershock biasanya menurun secara eksponensial sesuai hukum Omori. Namun, mengingat Blitar terletak dekat dengan jalur Sesar Aktif lokal (seperti Segmen Sesar Nganjuk-Pasuruan atau struktur patahan internal busur belakang), warga disarankan waspada terhadap kemungkinan getaran lanjutan selama 24-72 jam ke depan. Struktur tanah aluvial di sebagian wilayah utara Blitar juga perlu diperhatikan karena dapat mengamplifikasi gelombang seismik, sehingga bangunan tanpa standar tahan gempa rentan mengalami retak struktural meski magnitudonya relatif rendah.

Meow! Tanya Nesi!
😸