Shakira Minta Pengurangan Perjalanan Anak ke Spanyol Demi Kesejahteraan Emosional
Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Penyanyi internasional Shakira secara resmi mengajukan permohonan penyesuaian hak berkunjung kepada mantan suaminya, Gerard Pique, di pengadilan Barcelona. Langkah hukum ini diambil untuk membatasi frekuensi perjalanan bolak-balik kedua putra mereka, Milan dan Sasha, antara Amerika Serikat dan Spanyol.
Persidangan yang berlangsung pada Selasa (6/10) tersebut difokuskan pada tinjauan ulang kesepakatan asuh anak yang telah berlaku sejak perpisahan mereka. Melalui tim hukumnya, Shakira berargumen bahwa intensitas penerbangan lintas Atlantik saat ini terlalu tinggi dan berpotensi mengganggu stabilitas kehidupan anak-anak.
Dalam dokumen pengajuan, disebutkan bahwa Milan (13) dan Sasha (11) kini menetap bersama ibunya di Miami. Sementara itu, Pique tetap tinggal di Barcelona. Ketimpangan lokasi tempat tinggal inilah yang memicu kebutuhan akan revisi jadwal kunjungan agar tidak mengorbankan rutinitas harian sang buah hati.
Usulan baru dari Shakira meminta Pique untuk mendatangi anak-anaknya di Miami selama masa libur sekolah yang berdurasi singkat. Skema ini dirancang agar kedua anak tetap berada di lingkungan rumah utama mereka tanpa harus terus-menerus menyesuaikan diri dengan zona waktu dan budaya berbeda akibat perpindahan negara yang sering terjadi.
Tim kuasa hukum Shakira menegaskan bahwa tujuan utama dari permohonan ini bukanlah memangkas porsi waktu kebersamaan Pique dengan anak-anaknya. Namun, prioritas utamanya adalah melindungi kesejahteraan emosional, kondisi fisik, serta kegiatan akademis Milan dan Sasha dari dampak negatif perjalanan jarak jauh yang terlampau sering.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada respons resmi dari pihak Gerard Pique mengenai usulan terbaru tersebut. Sebelumnya, pasangan yang menjalin hubungan lebih dari satu dekade sejak 2011 ini mengumumkan perpisahan pada Juni 2022. Kesepakatan awal pasca-perpisahan itulah yang menjadi dasar bagi Shakira untuk memboyong kedua anaknya pindah dari Barcelona menuju Miami.
Analisis Redaksi
Mengingat Shakira sedang berada di Madrid untuk fase akhir tur dunia Las Mujeres Ya No Lloran, langkah hukum ini menunjukkan konsistensinya dalam menjaga keseimbangan antara karier global dan peran sebagai ibu tunggal di luar negeri. Permohonan ini juga mencerminkan upaya preventif untuk mencegah kelelahan travel pada remaja yang mulai memasuki masa kritis pendidikan formal.
Ketiadaan respons cepat dari Pique bisa dibaca sebagai strategi negosiasi atau persiapan materi hukum balasan. Yang perlu diwaspadai adalah potensi eskalasi konflik jika mediasi gagal, mengingat sejarah sengketa aset dan reputasi publik sebelumnya. Kemungkinan besar, pengadilan akan mempertimbangkan kepentingan terbaik anak sebagai parameter mutlak, terlepas dari dinamika personal kedua orang tua.
BERITA TERKAIT (Selebriti)

Ashanty Tanpa Sengaja Bocorkan Lokasi Pernikahan Azriel dan Sarah di Bali atau Jakarta

Kumpulan Kutipan Bijak untuk Menata Ulang Harapan dan Menemukan Ketenangan Hati

Lima Desa Wisata Indonesia Raih Penghargaan UN Tourism, Standar Global
