Hilgers Masuk Skuad Heerenveen tapi Tak Main, Tim Kalah 0-2 dari PSV
Selalu terdepan dalam menyajikan berita balap motor dan olahraga bola basket.

Mees Hilgers duduk manis di bangku cadangan saat Heerenveen melawat ke markas PSV dalam lanjutan Liga Belanda atau Eredivisie, Sabtu (10/10) dini hari WIB. Ini menjadi kali pertama bek Timnas Indonesia tersebut masuk skuad pertandingan Heerenveen sejak bergabung pada akhir Agustus 2026.
Hilgers resmi bergabung dengan Heerenveen pada 31 Agustus 2026 setelah meninggalkan FC Twente. Ia menandatangani kontrak dua musim dengan opsi perpanjangan satu tahun bersama klub barunya itu. Kepindahan ini mengakhiri saga transfer melelahkan yang hampir memakan waktu dua musim di FC Twente.
Pemain keturunan Belanda itu sempat 'dikucilkan' karena permintaan pindahnya dua tahun lalu. Kini, ia berpeluang merumput kembali di Eredivisie setelah dinyatakan pulih cedera. Namun, pelatih Heerenveen Robin Veldman belum memberikan kesempatan Hilgers bermain di Stadion Philips.
Hasilnya, Heerenveen dipaksa menyerah 0-2 dari tuan rumah tanpa kontribusi langsung dari sang bek anyar. Kekalahan ini menegaskan bahwa integrasi Hilgers ke dalam tim utama masih membutuhkan proses adaptasi lebih lanjut meski statusnya sudah resmi sebagai bagian dari skuad.
Meski demikian, kembalinya Hilgers ke dalam skuad Heerenveen jadi kabar baik bagi Piala Asia 2027. Bek berusia 25 tahun tersebut punya kans kembali membela skuad Garuda untuk FIFA Matchday November 2026. Kepercayaan itu bisa didapat jika mendapatkan menit bermain di Heerenveen sekaligus memastikan kondisinya sudah benar-benar siap kembali ke lapangan setelah sekian lama absen.
Analisis Redaksi
Kehadiran nama Mees Hilgers dalam daftar susunan pemain memang sebuah kemajuan signifikan dibandingkan periode sebelumnya ketika ia sepenuhnya terpinggirkan. Namun, fakta bahwa ia tidak diturunkan sama sekali menunjukkan keraguan taktis maupun fisik yang masih menyelimuti keputusan manajer Robin Veldman. Bagi staf pelatih Timnas Indonesia, ini adalah sinyal ambivalen; kesiapan mental dan administratif telah terpenuhi, tetapi kebugaran kompetitif di level tertinggi Eropa belum terbukti melalui aksi nyata di lapangan.
Skenario ideal bagi Hilgers adalah memanfaatkan jeda internasional bulan depan bukan hanya untuk berlatih, melainkan untuk memaksakan diri mendapatkan jam terbang di liga domestik sebelum turnamen besar dimulai. Jika pola "masuk skuad tapi tidak main" terus berlanjut hingga November, risiko hilangnya ritme permainan tetap tinggi meskipun status resminya sebagai pemain terdaftar sudah aman. Publik sepak bola nasional perlu bersabar namun kritis terhadap progres menit bermainnya, bukan sekadar status kepindahannya.
BERITA TERKAIT (Olahraga)

Jack Miller Kritik Keputusan MotoGP Qatar, Sebut Mayoritas Pembalap Tidak Ingin Ikut Balapan

MotoGP 2026: Duel Marquez vs Martin, Acosta & Bezzecchi Masih Buka Peluang

Panas di Liga Champions: MU Siap Sambut AS Roma, Sang Raksasa yang Tak Ternodai di Serie A
