Senin, 2 November 2026 ☼Jakarta 29°C
berita hari ini.

Doctor X: Kim Ji-won Bongkar Korupsi RS di Adaptasi Drama Jepang

SelebritiNadia PutriNadia PutriSumber: CNN Selebriti
Nadia Putri
Nadia Putri
Editor Hiburan

Pengamat budaya pop dan tren media sosial yang tahu persis apa yang sedang viral.

Doctor X: Kim Ji-won Bongkar Korupsi RS di Adaptasi Drama Jepang
BAGIKAN:

Kim Ji-won kembali menyapa penonton lewat drama medis bertema noir, Doctor X: Mafia in White, yang mulai tayang serentak di Netflix pada 9 Oktober setiap Jumat dan Sabtu malam. Ini menjadi proyek akting pertamanya dalam dua tahun sejak kesuksesan besar Queen of Tears pada 2024. Serial ini mengadaptasi format populer dari Jepang dengan premis kuat tentang seorang dokter bedah genius yang menantang status quo sistem kesehatan.

Karakter utama bernama Gye Su-jeong digambarkan sebagai sosok tanpa rasa takut, hingga mendapat julukan "anjing gila di ruang operasi." Ia bekerja sebagai dokter bedah lepas sebelum akhirnya direkrut untuk mengisi kekosongan posisi vital di Rumah Sakit Universitas Guseo. Proses perekrutan tersebut difasilitasi oleh Jang Hee-sook (Lee Jung-eun), pengelola biro penyaluran tenaga medis yang menjadi pintu masuk Su-jeong ke dalam lingkaran kekuasaan rumah sakit.

Latar cerita menyoroti konflik tajam antara idealisme medis dan realitas korporat. Sistem di Rumah Sakit Universitas Guseo didominasi oleh keserakahan finansial, korupsi, serta birokrasi kaku milik elit penguasa. Su-jeong menolak tunduk pada aturan main yang tidak etis ini. Ia bersikeras bahwa keahlian bedahnya bukan alat untuk dimanfaatkan pihak-pihak bertangan dingin, melainkan senjata untuk menyelamatkan nyawa pasien secara murni.

Dengan kemampuan teknis tingkat tinggi, Su-jeong nekat menangani kasus-kasus medis yang dianggap hampir mustahil oleh rekan sejawatnya. Tindakan berani ini bertujuan ganda: menyelamatkan pasien kritis sekaligus meruntuhkan struktur korup dari dalam pilar institusi. Langkahnya cepat menarik perhatian Direktur Rumah Sakit Universitas Guseo, Bu Seung-kwon (diperankan Son Hyun-joo), tokoh antagonis yang memegang kendali penuh atas kebijakan rumah sakit.

Selain konfrontasi dengan manajemen puncak, kiprah Su-jeong juga menyeret dinamika internal tim medis. Seorang dokter magang bedah bernama Park Tae-kyeong (Kim Woo-seok) terlibat langsung dalam alur cerita, menciptakan lapisan ketegangan tambahan antara mentor dan murid di tengah tekanan politik rumah sakit. Drama berdurasi 12 episode ini disutradarai oleh Lee Jung-rim berdasarkan naskah tulisan Pyeon Seong-geun, mempertahankan esensi kritik sosial dari versi aslinya.

Analisis Redaksi

Pemilihan tema medical noir dengan fokus pada korupsi institusional menunjukkan pergeseran selera pasar K-drama menuju narasi yang lebih gelap dan politis. Jika Queen of Tears mengandalkan romansa melodramatis, Doctor X menawarkan kepuasan intelektual melalui strategi pemberontakan individu melawan sistem. Adaptasi resmi dari serial TV Asahi memberikan jaminan kualitas plot yang sudah teruji, namun keberhasilan tetap bergantung pada bagaimana sutradara Lee Jung-rim menerjemahkan nuansa satir Jepang ke dalam konteks budaya Korea yang hierarkis.

Penonton perlu mewaspadai potensi penyederhanaan karakter antagonistik jika skrip terlalu condong pada aksi heroik tunggal. Dinamika antara Su-jeong, Bu Seung-kwon, dan Park Tae-kyeong harus dijaga agar tidak jatuh ke klise musuh abadi versus pahlawan sempurna. Ketegangan realistis justru muncul ketika batas moral para pendukung Su-jeong ikut diuji oleh tekanan birokrasi, sebuah elemen yang sering kali hilang dalam adaptasi lokal jika tidak ditangani dengan kedalaman psikologis yang memadai.

BERITA TERKAIT (Selebriti)

Meow! Tanya Nesi!
😸