Senin, 2 November 2026 โ˜ผJakarta 29ยฐC
berita hari ini.

Kuasa Hukum Ruben Onsu Tuntut Uji Keabsahan Klaim Anak Enggan Bertemu di Podcast Sarwendah

SelebritiAyu LestariAyu LestariSumber: CNN Selebriti
Ayu Lestari
Ayu Lestari
Wartawan Selebriti

Selalu update dengan kabar terbaru dari dunia artis dan infotainment tanah air.

Kuasa Hukum Ruben Onsu Tuntut Uji Keabsahan Klaim Anak Enggan Bertemu di Podcast Sarwendah
BAGIKAN:

Kubu Ruben Onsu melayangkan penolakan keras terhadap klaim Sarwendah bahwa kedua putrinya enggan bertemu dengan sang ayah. Pernyataan tersebut diuji kebenarannya oleh pengacara Minola Sebayang yang mendesak adanya intervensi psikolog independen. Hal ini merespons tayangan podcast Reyben Entertainment pada Minggu (4/6) di mana Sarwendah mengonfirmasi adanya penolakan dari anak-anaknya.

Minola Sebayang menilai bahwa verifikasi klaim tersebut tidak bisa hanya bertumpu pada psikolog yang ditunjuk langsung oleh pihak Sarwendah. "Kalau memang penolakan itu benar, ya tentu harus diuji. Ada psikolognya bilang katanya ini. Psikolognya siapa, buktinya mana?" tegas Minola Sebayang. Ia menekankan urgensi keterlibatan pihak ketiga yang netral untuk memastikan objektivitas penilaian psikologis anak.

Dalam narasi di podcast tersebut, Sarwendah mengakui sempat mendapat teguran dari psikolog anak-anaknya agar tidak memaksa mereka bertemu ayah. Menurut Sarwendah, kedua putrinya merasa seperti terusir ketika terus dibujuk. "Aku ditegur sama psikolog anak-anak karena kenapa, Bu? Tolong jangan terlalu paksa anak-anak. Kenapa? Karena anak-anak merasa kayak ibu ngusir mereka jadinya gitu," tutur Sarwendah sambil menjelaskan rasa terkejutnya sebagai seorang ibu yang merasa tidak pernah berniat menghalangi hubungan dengan ayah mereka.

Sarwendah juga melontarkan kritik bahwa Ruben tidak menunjukkan usaha yang sepadan dalam menjaga hubungan dengan anak-anak. Ia menyebut bahwa anak-anak masih menginginkan kebersamaan sebagai keluarga lengkap. "Jadi ya kalau mau usaha kalau emang mau ketemu tolong usaha juga gitu loh. Jangan semuanya cuma dilimpahin ke aku, disalahin ke aku. Kamu ada usahanya enggak gitu," tegasnya. Ia bahkan sempat mengajak anak-anaknya untuk berlibur berempat, namun upaya tersebut dilaporkan tidak mendapat respons positif dari Ruben.

Menanggapi dinamika ini, Minola Sebayang menyiratkan bahwa perubahan sikap anak tidak lepas dari pengaruh lingkungan dewasa di sekitar mereka. "Orang di sekitarnya seharusnya tetap memberikan gambaran yang positif tentang figur sang ayah. Seorang anak wajib bangga kepada ayahnya dan juga ibunya," pungkas Minola. Ia meletakkan tanggung jawab utama pada para dewasa yang gagal menjaga netralitas emosi anak dalam konflik perceraian tersebut.

Analisis Redaksi

Isu ini bukan sekadar gosip selebritas, melainkan ranah hukum terkait hak asuh dan interaksi anak pasca-perceraian. Klaim "anak menolak bertemu" adalah senjata psikologis yang kuat dalam sengkita, sehingga permintaan uji independen oleh kubu Ruben adalah langkah strategis yang logis. Tanpa bukti forensik psikologis yang netral, narasi satu pihak bisa mendominasi pandangan publik dan menjadi preseden buruk dalam penyelesaian sengkita kepengasuhan.

Yang perlu diwaspadai adalah penggunaan media publik seperti podcast untuk mendiskusikan kondisi mental anak yang masih di bawah umur. Hal ini berpotensi melanggar prinsip perlindungan anak dalam hukum Indonesia karena mempublikasikan trauma atau konflik batin anak kepada khalayak umum. Perlindungan hak anak harus diutamakan di atas kepentingan naratif kedua orang tua. Tindakan ini dapat dianggap sebagai bentuk intimidasi atau pelibatan anak dalam konflik orang dewasa.

Langkah selanjutnya yang logis adalah penyelesaian di ranah pengadilan atau mediasi formal dengan melibatkan lembaga ahli yang disepakati kedua belah pihak, bukan melalui liputan berita atau hiburan. Jika klaim penolakan anak terbukti benar secara klinis, analisis penyebabnya harus ditelusuri apakah murni dari anak atau efek dari 'doktrin' orang dewasa. Keheningan dalam percakauan publik mengenai kesejahteraan mental anak semestinya menjadi prioritas bagi kedua kubu sebelum mempertaruhkan kredibilitas di mata hukum.

BERITA TERKAIT (Selebriti)

Meow! Tanya Nesi!
๐Ÿ˜ธ